Ketua DPRD Hj.Siwanti didampingi 2 Wakil Ketua DPRD kotabaru terima Pengunjuk Rasa dan Tanda Tangani Dokomen Organisasi ARUN di Kantor DPRD Kotabaru

Kotabaru Kalsel.Cakrabhayangkaranews.Com (CBN).

Ketua DPRD Kotabaru Hj.Suwanti didampingi Wakil Ketua I Awaludin dan Wakil Ketua II Chairil Anwar DPRD Kotabaru, telah menyambut baik kehadiran sejumlah pengunjuk rasa dari berbagai Organisasi Aliansi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN), dipimpin oleh Ketua ARUN Wahid Hasim, SH. dan Mahasiswa, Kemis 04-09-2025 di Ruangan Rapat lantai 2 Kantor DPRD Kotabaru Kalimantan Selatan.

Aksi Damai Aliansi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) dan Mahasiswa di Kotabaru, DPRD Siap Tindaklanjuti Aspirasi, dan Polres Kotabaru Jaga Situasi Aman.

Aliansi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) bersama mahasiswa dan masyarakat menggelar aksi damai di depan kantor DPRD Kotabaru Kalimantan Selatan.

Aksi Damai berlangsung tertib, Setelah Ketua DPRD Kotabaru Hj.Suwanti berikan arahan dalam kata sambutannya, Hj.Suwanti minta perwakilan pengujuk rasa masuk ruangan rapat DPRD lantai II, untuk melakuan Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebagai wadah resmi menyampaikan aspirasi rakyat, ” uangkap Ketua DPRD Kotabaru.

Pimpinan ARUN Wahid Hasim, SH. diforum RDP menegaskan ada enam tuntutan penting yang sisampaikan, mulai dari evaluasi anggaran perjalanan dinas DPRD, penindakan tambang ilegal, transparansi proyek pembangunan, perlindungan wilayah tangkap nelayan, penanganan pencemaran lingkungan, ” tegasnya.

Selain itu juga penyelesaian konflik agraria secara adil, semua tuntutan tersebut disampaikan langsung kepada pimpinan DPRD,” ucap Ketua Cabang ARUN Kotabaru Kalimantan Selatan.

Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Suwanti, yang hadir bersama Wakil Ketua I Wakil Ketia II dan para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kotabaru, ia menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi yang diterima.

Ketua DPRD Kotabaru bersama jajaran anggota hadir di tengah aksi damai ARUN untuk mendengarkan dan menampung aspirasi masyarakat.

“Kami siap mengawal aspirasi rakyat ini hingga ke pemerintah daerah,” tegasnya.

Ketua Aliansi Untuk Rakyat (ARUN) Wahid Hasim, SH. mengatakan, Kesepakatan Aspirasi yang disampaikan ini diperkuat dengan penandatanganan dokumen tuntutan antara ARUN dan DPRD Kotabaru,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, menyebut aksi ARUN sebagai contoh musyawarah yang menjaga kedamaian, dengan pengamanan 146 personel, aksi berlangsung aman dan damai.

Polres Kotabaru juga memastikan seluruh tahapan kegiatan terjaga dengan baik. Pengamanan terintegrasi dipimpin Kabag Ops AKP Dr. Abd. Rauf dengan melibatkan personel Polres, jajaran polsek, dan instansi terkait,” jelasnya.

Selain itu dukungan juga datang dari TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, serta Dewan Adat Dayak (DAD).

Di- forum RDP, Koordinator aksi mempertegas, disampaikannya kembali enam poin utama tuntutan rakyat. Evaluasi perjalanan dinas DPRD, penertiban tambang ilegal, transparansi proyek, perlindungan nelayan, penanganan pencemaran lingkungan, dan penyelesaian konflik agraria menjadi fokus utama untuk segera ditindaklanjuti.

Sementara Ketua DPRD Kotabaru Hj.Suwanri, menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Hj. Suwanti menegaskan, “Seluruh aspirasi yang disampaikan akan segera ditindaklanjuti oleh DPRD Kotabaru bersama Pemerintah Daerah dan instansi terkait lainnya.”

Dengan demikian, aksi damai ARUN di DPRD Kotabaru tidak hanya berlangsung tertib, tetapi juga menghadirkan kesepakatan nyata. Aspirasi rakyat yang terhimpun kini menjadi pijakan demokrasi daerah menuju transparansi, keadilan, serta pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kotabaru,” tutupnya.* Syf.

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *