Atas: Aktorismo Kay, S.AP, M.AP.
Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Banyak kalangan — mulai tokoh masyarakat, LSM, pemudanya bahkan pimpinan badan, mendesak, agar dugaan jual beli jabatan Kepala Sekolah (Kasek) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), diungkap transparan. Jangan dituruo-turupi. Isu hangat yang sudah mengemuka diruang publik, memang sudah menjadi rahasia umum. Bahkan desas-desus bahwa laporannya sudah dimeja Kejakasaan Tinggi (Kejati) Sulteng, bukan lagi isapan jermpol. “Laporannya sudah masuk, ” ungkap sumber CBN. Walau hingga berita CBN keempat, persoalan ini tetap masih menjadi teka-teki yang belum terjawab di tengah rasa penasaran berbagai kalangan. Bisa dibayangkan disebutkan, untuk jabatan Kasek SD, menyiapkan IDR 50 Juta dan Kasek SMP IDR 70 Juta. Pertanyaannya, berapa banyak Kasek yang tertarik dan sudah berapa yang deal? “Jika ingin dilantik, siapkan itu. Inilah misteri yang mau disingkap,” komentar sumber.
Tak heran, jika dwkuian kuat dorongan, agar persoalan ini dikuak. Apalagi dalam sejumlah tayangan sudah menyebut beberapa inisial yang mengarah kepada nama tertentu. Ada tiga anggota DPRD Parimo yang disinyalir “tersandung”, ARD, IDR dan CAN. Selain itu ada satu Kabag dan Kepala Institusi yang juga disebut. Faktanya, diawal mencuat, nama-nama itu sudah ranai digunjingkan, karena dugaan keterkaitan.
Salah satu yang. meminta soal ini disingkap, Pelaksanaan Tugas (Plt) dan juga Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Kabupaten Parimo
Aktorismo Kay, S.AP, M.AP. Ya pejabat low profile ini, salah satu yang diinisiali disebut-sebut dalam dugaan jual beli jabatan Kasek tersebut.
Namun, Aktor merasa tidak pernah melakukan apa yang ditudingkan. Makanya, ia ikut mendorong agar kasus tersebut disingkap trasparan. Mengapa? “Supaya persoalan ini jelas dikhalayak dan tidak menjadi fitnah. Jika muncul oknum-oknumnya itu lebih baik,” katanya saat dikonfirmasi CBN baru-baru ini di Parigi.
Dalam hati Aktor bertanya, mengapa ia dilibatkan pada pusaran isu tersebut? Padahal, ia tahu persoalan dari wartawan dan pemberitaan bahwa ada dugaan jual beli jabatan Kasek. Maka — masih diawal-awal persoalan ini mengemuka — ia langsung mencari tahu. Segera ia gelar rapat dengan jajaran. Sebab, salah satu Kepala Bidangnya, disebut ada dugaan terlibatan pula. Maka Aktor juga mengundang sang Kabag untuk klarifikasi, sesuai yang dipaparkan dalam pemberitaan. “Tapi sama sekali saya tidak ada keterlibatan disitu pak,” tutur Aktor, menirukan pengakuan sang Kabag. “Makanya, saya berharap APH menyeriusi persoalan ini. Agar tidak menjadi preseden buruk dan munculnya penilaian minus,” tegas Aktor.
Seperti diketahui persoalan ini terhembus beberapa waktu lalu dan ditayang CBN sudah tiga kali berturut dibawah judul :
1. Bupati Minta Ungkap – Tomas Desak APH Jangan Diam – Dugaan Jual Beli Jabatan Kasek Memalukan –
2. Drs. Alfres Masboy Tonggiroh, M.Si – Ketua DPRD Parigi Moutong : Dugaan Jual Beli Jabatan Kasek Perlu Pembuktian.
3. ATOM Sulteng Tanggapi Bupati Dugaan Jual Beli Jabatan Kasek – Ketua DPRD : “Kami Sudah Klarifikasi ke Media”.* jay – bersambung







