Menyorot Bengkalai di Desa Lindo Tojo Unauna – Kadesnya Banyak di Ampana

Foto atas tebngah dan bawah: Proyek air bersih Desa Lindo yang belum disentuh. Uang pembangunannya dipertahnyakan

Tojo Unauna, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) –
Mungkin lantaran masalahnya ada di pulau — sehingga orang-orang yang berkepentingan — uring-uringan kesana. Kendati ada kabar tentang sejumlah bengkalai yang perlu dikontrol media — misalnya — dugaan berbagai infrastruktur seperti lambatnya penanganan pembangunan di desa dan segala yang menyangkut itu — sekali lagi — orang akan “ogah” ke sana.

Inilah yang terjadi di Lindo, desa di kepulauan yang dalam wilayah Kecamatan Batudaka, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sejumlah informasi menarik tentang Desa Lindo yang diperoleh CBN beberapa waktu lalu — salah satunya — karena oknum Kadesnya IL terlalu lama meninggalkan desa. Banyak persoalan ini dan itu, terpaksa dihadapi staf yangvdari sisi kebijakan, padtilah terbatas. Oknum Kadesnya malahan berbulan-bulan — bahkan — sudah berumah di Ampana, ibukota Kabupaten Tojo Unauna (Touna), Sulawesi Tengah (Sulteng). Tak heran, jika sejumlah program pembangunan infrastruktur Desa Lindo tersendat dan tidak cepat diselesaikan. Bahkan satu pekerjaan tahun 2025 ini belum juga tersentuh pelaksanaan. Konon ini karena tidak ada yang mengawasi. “Iya. Berbulan-bulan lamanya Kades kami berada di Ampana. Bagai anak-anak yang ditinggalkan bapaknya,” lapor sumber CBN di Ampana, Kamis (11/9/2025). Ditambahkan sumber bahwa kalau untuk urusan dinas atau kepentingan desa dan masyarakat, tidak masuk akal Kades bisa berbulan-bulan di luar Lindo bahkan sudah ada di rumah di Ampana.
“Kades terlalu lama tinggalkan desa. Sehingga banyak masalah di desa — termasuk — pekerjaan infrastruktur desa ikut berbulan-bulan, tidak disentuh sehingga menjadi lambat diselesaikan. Kini ada pekerjaan air bersih di Lindo benar-benar mandeg, karena uangnya tertahan dipihak ketiga,” imbuh sumber.

screenshot 20250910 215156 1

Sejumlah pekerjaan tersebut seperti :
1. Jalan rabat sepanjang 90 meter, sudah selesai. Tetapi lama baru dikerjakan.
2. Pekerjaan air bersih anggaran Rp. 135 juta, hingga kini belum juga ada kegiatannya di lapangan.

Baru-baru ini CBN sempat turun ke Desa Lindo dan mendapatkan pekerjaan air bersih menang, belum samasekali dilaksanakan. CBN sempat mengkonfirmasikan hal ini ke staf desa. Kalau soal Kades, memang lagi tidak berada di tempat. Tapi menyangkut pekerjaan, sempat sedikit dijelaskan. “Tapi sebaiknya ditanyakan langsung ke pak Kades,” jawab staf. Salah satu staf perempuan yang kebetulan adalah tim TPK Desa Lindo saat ditanya, tidak tahu menahu soal dana pekerjaan air bersih.

Camat Batudaka Arman K. Tambilalo, S.Pi., M.A.P yang berusaha dihubungi CBN terkait pemintaan tanggapan, belum berhasil. Sedangkan Kades Lindo Irfan Lamangiru yang dihubungi baru-baru ini di Ampana, mengatakan lagi sakit bahkan sulit bangun dari pembaringan. Apalagi mau bawa kendaran, belum kuat. Beberapa kali CBN menelpon Irfan. Jawabannya, “Saya masih kurang sehat. Agak sulit bangun. Belum bisa juga bawa kendaraan dan belum bisa ditemui,” jawab Irfan dari balik telepon dan itu dibenarkan istrinya, saat dihubungi terakhir kali.

screenshot 20250910 215154 1

Menurut sumber, anggaran air sudah masuk sekitar 4 bulan lalu. Namun hingga September ini, proyek belum ada kegiatanya.
Ketika CBN bertanya soal dimana uang Rp. 135 juta itu? “Kalau yang kami ketahui, uang tersebut tidak ada pada bendahara dan tidak ada juga pada Tim Pelaksana Kegiatan Desa atau TPK. Diduga ada ditangan orang ketiga,” kata sumber itu. Sayang, orang ketiga” dimaksud, tidak dijelaskan spesifik.

Di Lindo saat ini soal dana penyertaan di Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tahun 2024 juga sempat menyeruak dan kini dipertanyakan terkait pertanggung jawabannya. “Tapi bagaimana persoalan-persoalan urgen di Desa Lindo bisa transparan dan terbuka, sementara oknum Kadesnya tertutup,” tambah sumber. Nah!!* adi – jay

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *