Moh Amin Kades Tongkonunuk Banggai – Prioritaskan Bangun Kantor Desa dan Balai Pertemuan

Foto atas : Kades Tongkonunuk

Tongkonunuk, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Salah satu yang lagi diperjuangkan Pemerintah Desa Tongkonunuk, Kacamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) dibawah kendali Kades Moh. Amin dalam tahun-tahun belakangan ini hingga tahun depan, adalah pembangunan Kantor Desa plus balai pertemuan. Demikian Plt. Kades Tongkonunuk Moh. Amin kepada CBN baru-baru ini. Amin yang ditemui CBN Minggu (6/10/2024), di kediamannya, Desa Jayabakti Pagimana.

Mengapa kantor desa dan balai pertemuan menjadi prioritas dibangun Pemerintah Desa Tongkonunuk tahun ini? Sebab, Kantor Desa Tongkonunuk selama ini hanya menumpang di salah satu ruangan sekolah setempat. “Inilah yang tengah kami perjuangkan pak,” ujar Plt. Kades Tongkonunuk Moh Amin kepada CBN,

Menurut Amin, dana pembangunan kantor desa — diupayakan juga bisa mengkaver balai pertemuan — sudah ada sebesar lebih Rp. 400 juta. Dana tersebut tersimpan sudah lama, tinggal ambil saja, jika sudah dibutuhkan. “Masyarakat minta itu. Maka tahun depan akan diupayakan pembangunannya dan. tinggal menunggu restu pak Camat dan kebijakan dukungan dari atas (kabupaten – red),” ungkap Amin.

Mengapa pembangunan Kantor Desa Tongkonunuk me jadi begitu penting. Sebab, selain akan mendorong terciptanya pelayanan maksimal, juga lebih meminimalisasi tercecernya dokumen-
dokumen karena penempatan yang belum teratur. “Jadi banyak manfaat dan nilai positifnya kalau ada kantor,” tukas Mo Amin, mantan Sekdes Tongkonunuk yang kini menjadi cateraker.

Lebih lanjut menurut Amin, Dana Desa (DD) Tongkonunuk tahun 2024 ini berkisar Rp. 1 M lebih sedikit. Terdiri dari Dana Desa (DD)
kurang lebih Rp. 600 juta, sementara Anggaran Dana Desa (ADD) kurang lebih Rp. 400 an juta.

Selain kantor desa, tahun ini juga pemanfaatan 20 persen ketahanan pangan dari anggaran yang ada. Yakni pengadaan bibit bawang. Juga mulai diupayakan penanaman Mangga Madu, karena jenis tanah di Tongkonunuk sangat cocok untuk pembudiyaan tanaman mangga, seperti kebanyakan yang diusahakan masyarakat di desa-desa lain yang ada di Kecamatan Pagimana. Untuk tanaman lain gambar Amin, tidak cocok. Kecuali tanaman mangga dan bawang. Sudah pernah dicoba cengkeh dan coklat (kakao -red), tapi mati.

Digalakkannya penanaman pohon mangga, sejalan dengan terposisikannya Palu, Sigi Donggala (Pasigala -red), sebagai daerah penyangga Ibukota Negara (IKN). “Momentum ini juga kita manfaatkan sebagai daerah yang siap menyupai buah mangga buah dan bawang ke IKN. Terutama Mangga Madu,” jelas Moh Amin.

Di Tongkonunuk kata Amin, penduduknya didominasi petani pekebun dan nelayan. Sedangkan jumlah penduduknya sekitar 700 jiwa dengan 500 lebih wajib pilih.* jay

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *