Oknum Pejabat Terduga Asusila – Tak Merasa Bersalah

Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Cerita tentang oknum pejabat provinsi yang diduga asusila sudah dikonfirmasi CBN dan Inakor belum lama ini.

Konfirmasi dilakukan, sebelum berita pertama hingga tayangan kelima dipublis. Tentulah konfirmasi kepada yang bersangkutan, bertujuan untuk keseimbangan dalam pemberitaan plus cheek and recheek.

Pastinya, konfirmasi bersifat wajib, juga agar ada cover both side sebagai prinsip dasar jurnalistik yang mewajibkan pemberitaan seimbang, netral, dan tidak memihak. Menyajikan informasi atau konfirmasi dari dua sudut pandang berbeda dan berlawanan. Juga — paling tidak tapi sangat penting — tetap dalam konteks diduga atau mengedepankan azas “praduga tak bersalah.”

Lantas, apa jawaban si pejabat saat sejumlah pertanyaan dilontar kala CBN dan Inakor menyambangi di kantornya? Reaksi awal si pejabat bagaimana? Nampak, ia mencoba tenang. Meski matanya menatap tajam ke CBN dan Inakor. Sambil — dengan gigi gemelatuk — kata dia, “Apakah salah?”. “Memangnya ketika sudah jadi pejabat, jadi haram kemana-mana?” katanya. Mungkinkah ketika menjadi pejabat, tidak bisa ngumpul dengan teman-teman? Atau, pergi ke rumah makan? “Apakah kalau pejabat, kebebasan sudah dikungkung?” ia memandang, tajam!

Tapi CBN balik bertanya, “Kalau ditempat tertentu. Misalnya, kost atau rumah sewa dengan pintu ditutup rapat dari dalam serta berjam-jam?”. Ia jawab, “Bisakah dibuktikan saya berbuat hal-hal yang tak srnonoh. Sementara di dalam rumah, bukan cuma saya berdua. Ada orang lain di situ. Kadang-kadang banyak,” jawab si pejabat bagai tak punya beban.

Tapi menurut sumber, bagaimana membuktikan si pejabat tak berbuat macam-macam kalau pintu kost ditutup dari dalam? Itu pertama.

Yang kedua, selama belasan kali mengamatan dan diperkuat foto maupun video, hampir tak pernah ada orang lain membukakan pintu dari dalam kost. Begitu pula, saat keluar. Pintu ditutup lagi dari luar.

Hanya — setidaknya — satu kali, ada seseorang yang ikut dengan si ASN/PNS perempuan ke kost tersebut. Rambut perempuan itu ikal, berbadan kecil dan — ketika itu — memakai baju terusan bermotif kembang warna-warni. Lanjut, saat pemesanan makanan lewat online, perempuan itu menerima pesanan dari laki-laki kurir pengantar. Sekali waktu pula, si ASN/PNS perempuan terlihat membawa makanan dalam kantong kresek putih dan dilain saat, si ASN/PNS perempuan itu yang pesan makanan.

“Sebenarnya yang komiu (anda – red) sangkakan bisa dibantah. Perselingkuhan tidak ada. Saya betul sering main ke situ, tapi di tempat itu banyak orang,” kata si pejabat. Ia kemudian menyambung penjejasannya,
“Kecuali tuaka-tuaka (kajak-kakak – red) liat saya berbuat tak senonoh, it”s ok,” ungkapnya.

Si sejabat mengaku rering makan di (kost – red) itu. Tapi bukan cuma ada pegawai kota, tapi juga ada yang dari Donggala ngumpul.

Namun sangat bertolak belakang. Dari sekitar 15 kali pemantauan dan pengambilan video serta foto, si pejabat datang ke kost itu dengan plat merah, dan si perempuan ASN/PNS sudah duluan menunggu dengan mobil pribadi didepan kost,” gambar sumber. ‘Awal-awal, mobil si perempuan menghadap Utara. Namun belakangan sudah dihadapkan ke Selatan. Ternyata ini supaya memudahkan si pejabat laki naik untuk diturunkan di mobil plat merah si pejabat yang diparkir — selalu — menghadap Utara, berjarak sekitar 80 hingga 100 meter.
“Kalau lengkapnya ada di video dan foto,” kata sumber.

Sekali lagi bahwa apa yang diangkat dalam pemberitaan sebut sumber, karena melekatnya social control.
atau kontrol sosial pada seorang jurnalis. Berusaha tidak mengabaikan etika pers yang tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah. Berkomitmen menyajikan pemberitaan berimbang dan menjunjung skema cover both side, seperti telah dipapar diawal. “Satu hal lagi. Murni karena ingin membantu mata, telinga dan hidung Gubernur Sulteng maupun Walikota Palu untuk membentuk pejabat bertaqwa yang insan/insani dan berwatak imani. “Bukankah si pejabat provinsi dan perempuan ASN/kota itu masih menjadi dua sosok misterius?” tambah sumber.* tim – bersambing

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *