Kolonedale, Morut – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) –Saat ini, kian terasa perhatian pemerintah atas upaya pengegembangan potensi perikanan, terutama ikan air awar.
Buktinya, baru-baru ini berlangsung kegiatan Audit Sertifikasi CPIB Balai Benih Ikan (BBI) Korowalelo, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Audit yang berlangsung 3 Agustus, dilakukan Auditor Direktorat Perbenihan Kementrian Kelautan Perikanan, Sub Koordinator Perbenihan Skala Kecil Air Tawar, Mely Bala Galugu, S.Pi, MP.
Ikut hadir dalam audit, Sekdis Kantor Perikanan Daerah Kabupayen Morut. Turut hadir Kabid Perikanan Budidaya, Staff Bidang Budidaya,
serta Pegawai Balai Benih Ikan (BBI) Korowalelo.
Kabid Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Daerah Morut Chandra Prianto Tumakaka, SP saat ditemui CBN menyampaikan harapannya agar BBI Korowalelo pada tahun ini dapat tersertifikasi. “Sehingga nanrinya, dapat dilakukan langkah-langkah selanjutnya, dalam pengembangan BBI Korowalelo kedepan,” harap Chandra Orianto Tumakaka.

Dalam catatan CBN, tanggal 3 Agustus baru lalu, merupakan tahap audit terakhir sertifikasi BBI Korowalelo yang dilakukan oleh Pusat (Kementrian Kelautan dan perikanan -red) .
Sebelumnya, audit pertama dan tahap perampungan BBI Korowalelo dilakukan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah.
Sedangkan pada audit pekan laku itu, BBI Korowalelo mengajukan tiga komoditas yang disertifikasi. Yaitu, Ikan Nila, Ikan Mas dan Ikan Lele.* snd_p







