PT. IGIP “Didemo”

Werea, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – PT. International Green Industrial Park (IGIP) di Sambalagi, kembali didemo warga Desa Werea, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (6/8/2026) siang. Aksi damai kali ketiga dengan arak-arakan, membawa spanduk 1 X 5 meter bertuliskan “PT. IGIP Jangan Abaikan Hak Rakyat”, cukup menyita perhatian pelintas jalan perusahaan sekaligus ruas provinsi itu. Termasuk para karyawan yang masih tersisa mengakhiri rutinitas di job masing-masing. Sementara lainnya, telah duluan mengisi istirahat.

Konvoi yang berjalan membentangkan spanduk dekat batas gerbang baja dari arah Desa Werea ke Gedung Kantor IGIP, memulai aksi sekitar pukul 10.25 WITA. Berjalan sambil meneriakkan tuntutan dan yel-yel penyemangat. Barisan menuju visitor perusahaan, kurang lebih satu kilo meter.
Warga yang dikawal petugas hingga kedepan titik aksi dengan tertib, menuntut dua poin utama dari empat tuntutan semula yang semuanya disepakati antara PT. IGIP dan pemilik lahan. Pertama, IGIP diminta segera membayar lahan Rumpun La Ele. Kedua, perusahaan didesak meninjau dan mengukur kembali tanah warga Werea bernama Bahar dan Ebtar, sekaligus tak menunda pembayarannya. Unjuk rasa damai sendiri, meminta PT. IGIP segera merealisasi janjinya menyusul pihak perusahaan yang sudah menggelar rapat dengan wakil warga. Konon uang tersebut sudah ditransfer ke oknum Kades Werea ER.

Sebelumnya, atas tuntutan awal masyarakat, oleh perusahaan sudah memprioritaskan membayar lahan rumpun La Ele dan meninjau serta akan diukur kembali lahan warga Werea atas nama Bahar dan Ebtar, terus bayar! Ini sesuai hasil keputusan rapat dan mufakat, Selasa (4/8/2026) yang dipimpin langsung salah satu petinggi PT. IGIP Xu Tim Pang atau akrab disapa Jason, lahan La Ele harus dibayar tanpa syarat serta tanah Bahar dan Ebtar diukur dan dibayar pula. Namun janji bayar itu tidak terealisasi hingga Kamis pagi. Maka, unjuk rasa susulan hari ketiga, Kamis ini kembali berlanjut. Seperti diketahui,
baru-baru ini PT. IGIP ditinjau Menteri Investasi dan Hilirisasi RI, H.E. Roesan Roeslani dengan rombongan bersama pejabat penting Sulteng.

Aksi hari ketiga dari Aliansi Masyarakat Kecil Pendukung Prabowo Subianto digelar lagi hari ini sampai tuntutan pembayaran lahan rumpun La Ele dan tanah Bahar dan Ebtar, terkabul. Dalam surat pemberitahuan aksi, demo dijadualkan dari tanggal 4/8 hingga Minggu, (9/8/2026).* jay

img 20250803 wa0029
Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *