Atas : Camat Tojo – Sudarto Palakana, SE

laporan : darmasita s
Touna, Sulteng -nb Cakrabhayangkaranews.com (CBN) –
Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Tayawa, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una (Touna) Sulawesi Tengah (Sulteng), menimbulkan banyak kerugian yang di alami masyarakat setempat .
Kendati ditaksir cukup besar, kerugian akibat Karhutla tersebut belum diketahui pasti dan penyebabnya belum bisa disimpulkan. “Namun dari luas lahan masyarakat yang terbakar kurang lebih mencapai 100 hektar itu, telah menghanguskan tanaman kelapa, alpokat, mangga dan coklat, serta jenis tanaman lainya ” Sebut Kepala Desa Tayawa Galib Yahya melalui Whatsapp yang diterima CBN jam 11.27 Wita.

Atas peristiwa Karhutla tahun 2023 ini Galib, menjelaskan sangat mengharapkan adanya bantuan embung di Desa Tayawa guna mengantisipasi kekeringan yang terjadi baik saat ini ataupun di tahun akan datang.
Bantuan embung selain untuk mengantisipasi kekeringan lahan kata Galib, juga dapat membantu tersedianya sumber air sebagai cadangan dalam pengendalian Karhutla.
Galib juga menjelaskan bahwa untuk Desa Tayawa, Kecamatan Tojo, perlu dibentuk satuan tugas (Satgas) atau Masyarakat Peduli Api (MPA), yang langsung melibatkan masyarakat setempat.
Selain membentuk Satgas peduli api, tentu perlu untuk mendapat bimbingan strategi penjinakan api, serta pentingnya sosialisasi tentang kebakaran hutan dan lahan ” sebut Galib ” dalam pesan singkat Whatsapp yang diterima CBN Tojo Una-una.
Kepala Desa Tayawa Galib kepada CBN juga menyampaikan bahwa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi kali ini Selasa ( 17/10/2023), sejak kemarin Senin sore sekitar pukul 17.00 wita dan berhasil di padamkan tepat pada siang Selasa (17/10/2023).

Terpisah, Camat Tojo Sudarto Palakana SE, membenarkan bahwa titik api yang membakar di sekitar hutan dan lahan Desa Tayawa terjadi sore kemarin dan hingga malam api terus menjalar di kawasan tersebut. Nanti siangnya Selasa (17/8/2023), api berhasil dipadamkan.
“Ya, benar api dapat dipadamkan. Selain tim terpadu Karhutla Pos Tojo, juga oleh masyarakat setempat dan Satpol PP. Bshkan Kepala Desa Tayawa turut ikut serta dalam upaya tindakan pemadaman api walaupun melalui medan yang sangat sulit di tempuh, karena berbukit dan juga terdapat jurang di sekitar areal kebakaran itu ” sebut Camat Tojo Sudarto Palakana, SE melalui saluran telpon gemgamnya kepada CBN, tepat jam 09.31.Wita.
Camat Tojo juga menjelaskan, setelah api berhasil dipadamkan bersama Pemerintah Desa Tayawa dan Satpol PP melakukan kembali peninjauan untuk melihat dan mengetahui di lahan masyarakat. Kemudian, beberapa jenis tanaman yang hangus terbakar api. Diantaranya, kelapa dalam, alpokat, mangga, coklat dan beberapa jenis tanaman lainya milik masyarakat setempat.
Sementara luas lahan perkebunan masyarakat Desa Tayawa di perkirakan tidak kurang dari sejumlah 100 hektar yang telah terbakar, dan hingga kini kerugian yang di alami masyarakat petani setempat akibat kebakaran itu, sampai saat ini belum dapat di ketahui secara pasti, namun akan di lakukan penelusuran dan perhitungan sejumlah kerugian yang terjadi.” pungkasnya.*




