Seru-seruan Reuni “Gold Plus” Angkatan 79 – 80 SMPP 57 Palu

screenshot 20250524 100614 1
screenshot 20250524 100614 1

Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Reuni Emas Plus Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan (SMPP) 57 Palu Angkatan 79 – 80 baru-baru ini digelar. Riuh ria, penuh nuansa keakraban dan persaudaraan tercipta. Semua larut dalam gembira.

Acara yang dihelat di Kafe The Madalle and Resto Jl. Nokilalaki Utara Palu, Rabu (21/5/2025) malam, sukses terselenggara.

Dalam acara, juga diselingi penayangan foto-foto ketika di SMPP dulu. Lagu lawas Obie Messak Kisah Kasih Di Sekolah yang dilantunkan Johanis Rorimpandey mewarnai suasana, membawa pikiran ke puluhan tahun silam, saat masih sekolah.

Beberapa anggota angkatan yang kebetulan berulang tahun Bulan Mei, sekaligus diacarakan malam itu. Mereka yakni, Hasanuddin Atjo, Siswanto Hi. Pery, Asludin Hatjani, Hisbullah, Chairul Hasmi dan Moniarty Latjambo.

screenshot 20250524 101009 1
screenshot 20250524 101009 1

Acara dibumbui sejumlah paket permainan lomba. Juga penyampaian testimoni wakil dari masing-masing jurusan IPA, IPS dan Bahasa Angkatan 79 – 80, dibalut tema “Baku Sayang Sepanjang Masa”. Selain sejumlah angkatan yang diundang dalam acara, dihadiri “Komunitas Oma Opa Keren” Palu. Dipandu anouncer Selvie Kalangi dan Revi Arifin “Ifin” Passau.

Sebelum acara dimulai sekitar pukul 20.00 WITA, diawali santap malam bersama, doa oleh Siswanto Hi. Pery. Selanjutnya menggemakan yel-yel “Baku Sayang Sepanjang Masa”. Lagu ciptaan Ote “Abadi” Abdullah berjudul Di Sekolah juga dikumandangkan dengan penuh semangat diselingi uji talenta pengetahuan lagu dimomen “Berpacu Dalam Melody” yang dipandu Revi Arifin Passau.

Dimoment Berpacu Dalam Melody, peserta kuis dari gabungan angkatan dibagi empat tim, A,B,C dan D. Tim diharuskan menebak judul lagu dan daerah asal lagu lewat Pelangi Antar Nusa dan Kenangan Masa. Siapa yang duluan memencet bel, maka timnyalah yang berhak menjawab pertanyaan, apa judul lagu serta siapa yang memolerkannya.

Undangan juga didaulat siap-siap menyambung lagu Mina Abdullah dari atas pentas musik secara acak berantai, siapa yang ditunjuk pemandu acara, harus nyambung nyanyi. Keyboard yang dimainkan apik Agus Mochtar Taji dan Arif Larekeng di posisi melody, mengiringi dengan baik dan begitu memuaskan undangan.

screenshot 20250524 084033 1
screenshot 20250524 084033 1

Difase “Sekilas Wajah”, peserta kuis baru dapat menebak, pada potongan wajah ketiga. Eeee, ternyata adalah guru Matematika mereka dulu, Tolagauk. “Wah pokoknya seru abis dech, komentar Hamdan Rifai dan Yuniar, Ketua dan Sekretaris, Angkatan 86 SMAN 4 Palu yang hadir diantara tamu undangan.

Apa kata Ketua Panitia yang lebih keren disebut Ketua Tim Kerja acara, Dewi Cahyawati Abdullah kepada CBN, usai kegiatan. “Sebenarnya kami hanya tim kerja saja. Saya Ifin (Arifin Pasau), Henny, Menny dan Onte adalah pencetus ide menggelar reuni emas plus ini,” kata Dewi Abdullah.

Menurut Dewi, dalam acara tersebut, teman-teman yang lain juga suport. Termasuk, ketua-ketua angkatan. Seperti Ketua Angkatan 79 Hasanuddin Atjo dan Ketua Angkatan 80, Ukas Abd. Latif.

Dalam acara yang benar-benar meriah, hadir senior-senior angkatan. Seperti, Siswanto Hi. Pery, mantan juara tenis meja yang pernah membawa nama Sulteng dikancah nasional diera 80′ an, serta Eko Joko Lelono, Hisbullah, Asludin Hatjani serta banyak lainnya yang tidak bisa lagi disebut satu-satu. Malam itu mereka larut, bagai masih berseragam putih abu-abu, sehingga sebutan “bapak dan ibu” serta gelar, “terpaksa” disimpan dulu.

Menurut Dewi, Reuni Emas merupakan wujud dari rasa bersyukur kepada Sang Pencipta. “Kita masih diberikan umur panjang sehat walafiat. Dikaruniakan kebahagiaan dan sebagian diatas usia 60, masih berkarya dibidang masing-masing. Sehingga komunitas kami angkatan 79 SMPP, sering kumpul walau tidak sepenuhnya bisa datang,” katanya.

img 20250521 213208 209
img 20250521 213208 209

Tapi dimalam reuni lanjutnya, sengaja dibikin lebih ramai dan meriah karena makna dari Reuni Gold SMPP Angkatan 79, agar silaturahmi terjalin dengan adik-adik kelas dan juga beberapa komunitas yang ada di Kota Palu. “Ya slogan kami itu, Baku Sayang Sepanjang Masa,” tukasnya.

Dewi tak lupa menyampaikan terima kasihnya untuk tim kerja. “Khusus kepada saudara Revi Arifin Passau dan semua yang tetlibat. Beliau-beliau yang kerja dan kami tim mensupport saja. Semua ide dan kerja operasional kompak. Seperti ibu Menny
dan seluruh teman teman angkatan 79,” kata Dewi lagi.

Ya begitulah. Atas dukungan moriil dan materilnya dan seluruh pendukung ungkap Ketua Lembaga Pendudikan STIA (Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi) Panca Marga Palu, acara berjalan sesuai rencana. Tentu tanpa kerja sama, gawean tidak akan mencapai sukses.
“Kata bijak yang hakiki dari saya, apabila bisa membahagiakan orang lain,” pungkas Dewi Cahyawati Abdullah.

Salah satu motor acara Revi Arifin Pasau juga menyampaikan kesan dan pesannya. Yang pertama bahwa kegiatan ini merupakan Reununi dua angkata SMPP 57, yakni Angkata 79 dan 80. Tapi agar ini tidak terkesan terlalu eksklusif, perwakilan adik-adik angkatan juga diundang bahkan hingga angkatan 88′. “Perwakilan angkatan 81 hingga 88′ itu kita undang masing-masing tiga orang,” kata Ipin.

screenshot 20250524 084224 1
screenshot 20250524 084224 1

Walaupun berbeda sekolah namun masih satu angkata kata Ifin, maka diundang pula Komunitas Oma Opa. Konsep acara kata Ifin, sebetulnya berinti silaturahmi dan gembira ria bersama diusia pensiun. Diusia pensiun, perlu refresh,” tuturnya.

Diluar itu, ada teman-teman masih digayuti kesibukan dengan peran dan jabatan tertentu. Ini perlu penyegaran dan harus dibuat agar hatinya tetap gembira.
“Kesan saya dan melihat reaksi teman-teman bisa disaksikan langsung. Semua berbaur menikmati suasana dalam acara.

Ketua Angkatan 80 Ukas Abd. Latif menyebut, secara keseluruhan ini adalah momen yang harusnya bisa dilakukan oleh siapa saja dan kepada siapa saja. Karena ajaran agama mengharuskan kita untuk selalu bersilaturahmi. Selain menjalin keakraban, juga bisa memberikan suasana batin dan pikiran selalu dalam suasana happy. “Jika itu terjadi maka jiwa kita akan selalu ceria yang akan berdampak pada aktifitas kita,” tutur Ukas.

Ketua Angkatan 86 SMA Negeri 4 Palu Hamdan Rifai yang sempat dimintai pula komentarnya mengatakan bahwa reuni angkatan memang harus tetap diagendakan. Guna mempertahankan dan menjaga marwah persahabatan abadi dalam harmoni keakraban juga persaudaraan. “Ya, ini bisa dirasakan malam ini. Terima kasih ksmi Angkatan 86 buat kaksk-kakak angkatan yang sudah mengundang adik angkatannya dalam reuni emas plus ini,” kata Bang Pai, panggilan akrab Hamdan Rifai. Bravo!.* jay

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *