
Poso, Sulteng – Cakrabhatangkaranews.com (CBN) – Sejak awal terjun ke politik, ia sudah berniat akan menjadi anggota legislatif dan wakil rakyat yang bisa berbuat baik dan berguna bagi masyarakat. Bahkan belum duduk di kursi dewanpun — dan telah bertahun-tahun sebelum itu — ia berbuat untuk masyarakat sekitar. Hingga ke wilayah tiga kecamatan di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Yakni Kecamatan Poso Pesisir, Poso Pesisir Selatan dan Poso Pesisir Utara.
Untuk wilayah tiga kecamatan tersebut, penyewaan tendanya diberlakukan dengan diskon besar. Ya, tenda-tenda Sumarno ia sewakan dengan diskon atau potongan diluar seperti yang berlaku unum. Untuk wilayah lainnya, ini juga diberlakukan Marno, sesuai dengan kesepakatan.
Pada 2014 saat Marno masih di Partai Demokrat, pernah ikut kontestasi Pileg. Ketika itu, suaranya hanya beda 12 dengan Caleg yang lolos. Tahun 2019 ia off dulu sembari cooling down. Nanti pada Pileg 2024 – 2029 ia kembali bertarung dan lolos. Kendati ia menyatakan belum bersedia, tapi tokoh-tokoh dan berbagai kalangan mendorongnya. “Saya akhirnya mau setelah diminta tokoh-tokoh di desa unjuk.maju bertarung,” aku Marno.
Sebagai wira usahawan, Marno — sapaan akrab Sumarno — juga bergelut di usaha wifi murah yang saat ini tengah ia perlebar sayapnya. Wifi Marno juga ditawarkan dibawah penawaran Wifi umumnya, dengan kualitas layanannya prima serta jangkauan siaran juga luas.
Dengan.pola dan cara inilah nampak Sumarno menggiring simpati banyak orang hingga berbuah dukungan yang telah cukup mengantarnya menjadi salah satu Caleg Dapil 4 Poso, yang lolos melenggang ke gedung Dewan Poso.
Hampir lupa dan ini yang cukup viral. Saat ia membulatkan tekad masuk dalam kontestasi Caleg DPRD Poso 2024 untuk masa bakti hingga 2029 dari Partai PKS, dalam tiga bulan berturut ia menyantuni puluhan rumah ibadah. Itu ia lakukan mulai Bulan Oktober, November dan Bulan Desember. Disaat caleg lain menghambur duit untuk tujuan berharap dukungan, justru kiblat Marno ke rumah-rumah ibadah. Besarnya setiap rumah ibadah tersebut ia bagikan Rp. 250.000. Tujuannya apa?
Itu ia lakukan sungguh dengan niat tulus. Yakni ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada caleg dan anggota dewan yg suka menebar janji. Ia ingin menggalang dan menggiring kembali kepercayaan masyarakat. Dibantunya 22 gereja dan 3 masjid di Dapilnya.
“Ya, bagaimana saya bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Terutama untuk konstituen dari Dapil 4 seputar wilayah, Poso Pesisir, Poso Pesisir Selatan dan Pesisir Utara yang telah memberikan suara hingga saya tersokong dan duduk menjadi anggota DPRD Poso periode 2024 – 2029. Nantinya, donasi yang ia berikan ke rumah-rumah ibadah tersebut katanya, akan terus berjalan semasa dirinya masih duduk sebagai anggota dewan Poso. Ia janji skan terus membantu masyarakat.
Memang, niatnya dari awal, bagaimana bisa berbagi dengan masyarakat yang ia wakili. Hingga setiap bulan menyisihkan gajinya agar bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat melalui rumah-rumah ibadah, seperti sudah dipapar diawal. Kedua, dana Pokir (Pokok Pikiran) diarahkan untuk pengadaan tenda. Setiap tempat ibadah, minimal ia beri dua tenda. “Apa yang saya lakukan ini — sekali lagi, karena ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat, seperti yang sudah saya ungkap sebelumnya,” begitu kata Sumarno, anggota DPRD Kabupaten Poso dari Partai PKS, yang baru terpilih di periode 2024 – 2029 kepada CBN baru-baru ini.
Lelaki ramah kelahiran Gunung Kidul, Yogyakarta 15 Juli 1974, memperistri Ngatiyem (47) juga dari Yogya. Istri tercinta yang selalu menyemangati dan memotivasinya, telah memberikanya dua anak serta dua cucu.
Beberapa waktu lalu, ia kumpulkan para lanjut usia (Lansia). Lalu apa tanggapan Lansia-lansia itu? Ternyata dimats para Lansia, Sumarno sosok familiar yang tidak memilih-milih. Memandang semua orang itu sama.
Kepada para Lansia, Marno juga berbagi. Memberikan beras untuk para Lansia itu. “Saya mau berbagi dengan sesama dari pendapatan saya besar ataupun kecil perbulan. Jika tidak bisa membantu dengan dana daerah, maka saya pake dana sendiri,” kata Marno. Mantap. Luar biasa ! * jay – bagian pertama





