Tiga Remaja Tenggelam di Bendungan Moilong – Satu Korban Meninggal

screenshot 20241215 103303 1
Atas : Bendungan Moilong berarus deras. Tengah : Korban meninggal. Bawah : Saat akan dimakamkan
screenshot 20241215 103323 1
Moilong, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Tiga orang remaja asal Kecamatan Moilong tenggelam di Bendungan Sungai Desa Argakencana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) Sabtu, (14/12/2024).

Dalam peristiwa tersebut seorang meninggal dunia yakni TP (16), pelajar kelas 1 SMK warga Desa Mulyoharjo. Sedangkan dua lainnya AS (17) dan PD (20) masih bisa tertolong dan mendapat perawatan di Puskesmas Toili I.

Atas kejadian ini, polisi lakukan penanganan turun ke TKP. Kapolsek Toili AKP Raden Hermawan bersama personel mendatangi lokasi tenggelamnya ketiga remaja tersebut.

Kejadian itu bermula ketika korban TP mandi bersama teman-temannya di Bendungan sekira pukul 15.00 Wita.

“Ketika sedang asyik berenang para korban terseret arus air cukup deras dan tiba-tiba saja hilang dari permukaan air,” ungkap Kapolsek.

Melihat para korban tenggelam, saksi Latif (25) dan Agus (43) kemudian panik dan memanggil warga setempat untuk melakukan pertolongan.

Berdasarkan keterangan para saksi saat itu mereka sedang bekerja di proyek bendungan dan sempat melarang ketiga korban untuk mandi karena saat itu kondisi arus cukup Tetapi tak diindahkan.

“Saksi bersama pekerja lainnya langsung menuju TKP dan menyelam ke dasar untuk mencari korban,” tutur AKP Raden.

Kemudian setelah pencarian, saksi akhirnya menemukan korban dan membawanya ke darat. Saat ditemukan, korban TP sudah tak bernyawa.

Atas peristiwa itu, pihak keluarga menyatakan telah menerima dengan ikhlas kematian korban sebagai sebuah kecelakaan dan selanjutnya segera mengatur pemakaman korban.* siehumasres banggai

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *