Catatan: Romi Marantika
Wajar rasanya, jika rakyat menjadi begitu dekat dan cinta dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dimasa damai, TNI tidak tinggal diam dan kerap kali terjun dalam penanganan situasi tertentu bahkan darurat. Selama ini TNI juga telah menjadi sahabat rakyat berbagai nuansa. Itu sebab, mengapa TNI selalu dirindukan rakyatnya. Ini karena peran TNI yang demikian banyak membantu saat rakyat membutuhkan. TNI akan tetap ada di tengah-tengah rakryat, sehingga antara TNI dan rakyat tercipta simbiosa mutualistis bagai keberadaan “Ikan dan Air”. Bagi rakyat, TNI Is The Best and TNI Is Hero!
TMMD ke 116 ditutup resmi Wakil Kepala Staf (Wakasad) Mayjen TNI Agus Subiyanto, Kamis (8 Juni 2023), di Desa Tebing, Kecamatan Kelapa. Hadir, jajaran Forkopimda Kabupaten Bangka Barat, serta unsur lainnya. Dalam acara itu turut hadir anggota Komisi I DPR RI, A. Helmy Faishal Zaini, Danrem 045 Garuda Jaya, Brigjen TNI A. Dedy Prasetyo S.I.P, Bupati Bangka Barat H. Sukirman, SH dan Komandan Satgas TMMD ke 116 yang juga Dandim 0431 Bangka Barat, Letkol Inf Deri Indrawan, serta undangan lain.

Sejumlah lontaran bernada apresiatif mengemuka atas pelaksanaan TMMD kali ini dari para pemangku jabatan. Bahwa TMMD adalah program yang inovatif, kreatif dan begitu jelas berpihak pada rakyat. TMMD juga dinilai sebagai simpul penaut yang ampuh dalam merekatkan kemanunggalan TNI dan rakyat.
Memang, ketika ditinggalkan personel TMMD usai pelaksanaan kegiatan, ada “rasa rindu” dari masyarakat Bangka Barat — khususnya yang ada di Desa Air Bulin dan Tebing. Sampai–sampai masyarakat mengurai kata indah ke personel TMMD 116, “Cinta Kami Tak Akan Lekang Panas dan Tak Lapuk Hujan untuk TNI dan TMMD 116. “Kami cinta TNI dan merindukan kehadirannya kembali”.

Ya, masyarakat Desa Air Bulin dan Desa Tebing mencatat, begitu banyak kesan manis dan humanis, yang dipahatkan personel TMMD ke 116 kepada masyarakat, saat anggota TNI-Polri dan masyarakat berbaur, bahu membahu selama kurang lebih satu bulan pelaksanaan. Setiap hari larut dalam suasana kebersamaan, bergotong royong dalam balutan kesahajaan.
Dari tema yang diusung TMMD ke 116 – 2023 kali ini bertajuk, “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI – Rakyat Semakin Kuat”. Kodam II/Sriwijaya beserta jajaran Kodim 0431/BB selaku penyelenggara TMMD Ke 116, berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat pedesaan. Terutama yang hidupnya di kawasan terpinggir, terpelosok dan terbelakang (3T).
Lalu, apa pesan Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto pada penutupan kegiatan TMMD ke 116? Ini kata Wakasad, “Jadikan TMMD ke 116, sebagai momentum meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Memupuk kemanunggalan TNI dan rakyat yang dilaksanakan secara serentak bersama-sama di seluruh wilayah Indonesia.”

Wakasad menghaturkan pula terima kasihnya kepada Bupati Bangka Barat dan seluruh Forkopimda serta Pj Gubernur. “Saya lihat Forkopimda sangat rukun bersama-sama dalam membangun wilayah ini dengan aman,” komentar membanggakan Wakasad.
Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh TNI Polri dan elemen masyarakat lainnya sebut Wakasad, dapat ikut membangun Kabupaten Bangka Barat, wilayah Kecamatan Kelapa, khususnya Desa Air Bulin dan Desa Tebing. Yakni terbangunnya jalan penghubung, dua jembatan serta dua rumah RTLH untuk dua ibu lanjut usia (Lansia), serta pekerjaan gorong-di tiga titik.
Selain mempercepat pembangunan ungkap Mayjen Agus Subiyanto, TMMD turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jika sebelumnya tidak ada jalan dan harus memutar, maka sekarang jalan yang dibuat sudah enak dilalui. Anak-anak bisa lebih cepat berangkat ke sekolah, singkat sampainnya dan tidak memutar lagi sepanjang 10 Km. Bagi petani, dapat lebih singkat waktu pula menjual hasil kebunnya.

Wakasad juga menitip amanat, agar menelihara terus semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Jangan mudah terhasut atau terprovokasi. Pelihara terus semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa yang sudah terbina dengan baik selama ini. Selain itu kata Wakasad, melihara hasil TMMD, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh masyarakat dalam waktu yang panjang.
Selanjutnya, kepada para Dansatgas TMMD ke -116, Wakasad meminta untuk lakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap hasil kerja TMMD, guna dijadikan catatan perbaikan pada masa mendatang.
“Kepada prajurit dan seluruh komponen masyarakat yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 116, selesainya kegiatan agar segera kembali kesatuan masing-masing. Perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan,” pesan Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto ke jajaran.

Sementara anggota Komisi I DPR RI, A. Helmy Faishal Zaini menyebut, kegiatan TMMD sangat dibutuhkan masyarakat. Terutama di daerah-daerah terpencil dan terisolasi. “Saya sudah melihat langsung bagaimana TMMD ini memangkas daerah–daerah rawa. Membuka jalan-jalan desa, membangun rumah penduduk yang tidak layak huni menjadi layak huni. Ini kata Helmy, manifestasi komitmen TNI bersama rakyat sebagaimana yang disampaikan Panglima TNI dalam rapat–rapat dengan Komisi I.
Menurut Helmi ke depan, pihaknya akan memberikan support dalam bentuk pengalokasian anggaran yang lebih ditingkatkan. Sehingga, kegiatan pembangunan desa di berbagai daerah — khususnya provinsi kepulauan yang masih banyak daerah terisolasinya — juga bisa ditingkatkan.
“Menurut saya, kegiatan ini sangat tepat sasaran, harus kita dukung. Kan ini daerah-daerah yang tidak tersentuh juga oleh pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat,” tukas Helmy memberi penilaian.

Dikesempatan itu kepada Wakasad, Danrem 045/Gaya Brigjen TNI A. Dedy Prasetyo S.I.P melaporkan bahwa
TMMD ke 166 Kodim 0431 Babar, dilaksanakan dari tanggal 10 Mei 2023 hingga 8 Juni 2023. Personel TNI yang bekerja, dibantu masyarakat bersama alat berat.
Kabupaten Bangka Barat sebut Danrem, dipilih berdasarkan proses dari sekian tahapan dan akhirnya terpilih. “Tujuannya, agar kesejahteraannya masyarakat di Kabupaten Bangka Barat bisa terbantu dan meningkat,” ujar Danrem A. Dedy Prasetyo.
Sambutan Pemda Babar bagaimana? Menurut Bupati H. Sukirman, SH, adanya TMMD diharapkan dapat mewujudkan sinergitas yang semakin kuat antara TNI – Polri, masyarakat dan pemerintah daerah.
“Semangat dan kontribusi nyata dari TNI, masyarakat dan pemerintah daerah dalam kemanunggalan dan keharmonisan, dapat mewujudkan semangat Kebersamaan dalam bergotong royong membangun daerah,” tukas Sukirman.

Bupati juga mengapresiasi semua pihak. Baik TNI, masyarakat dan pemerintah daerah, yang telah menyukseskan bersama kegiatan TMMD dengan semangat gotong royong, hingga TMMD berjalan dengan lancar sesuai harapan bersama.
“Saya berharap melalui momentum TMMD kita manfaatkan untuk mempererat kembali kebersamaan dan semangat gotong-royong dalam ikatan persatuan dan kesatuan membangun negeri,” pesan Bupati Sukirman.

Pada kesempatan yang sama Dan Satgas TMMD Kodim 0431/Bangka Barat (BB) yang juga Dandim 0431/BB Letkol Inf. Deri Indrawan juga melaporkan, TMMD ke 116 Kodim 0431 Babar, telah menggalang kerjasama antara TNI – Polri, pemerintah daerah serta seluruh lapisan masyarakat. Semua komponen telah menjalin kerja sama yang baik sehingga berbuah sukses. Deri Indrawan juga berharap, semoga TMMD ke 116 ini, dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong sehingga bisa membantu percepatan pembangunan di daerah. Ini akan turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Harapannya, semoga sinegritas lintas sektoral mewujudkan kemanunggalan TNI rakyat semakin kuat berbalut semangat,’ tukas Letkol Inf. Deri Indrawan.
***
Sebagai ilustrasi,
Kodim 0431 Bangka Barat merupakan satuan teritorial jajaran Kodam 2 Sriwijaya yang terletak di Kompleks Perkantoran dan Pemukimanan Terpadu, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Letaknya, di Dusun Daya Baru, PAL 4, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), seperti telah diurai sebelumnya.
Sebagai Komando Pelaksana Korem 045/Garuda Jaya, Kodim 0431/Bangka Barat merupakan salah satu daerah otonomi yang letaknya di Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kabupaten Babel, memiliki luas wilayah 2.820,61 KM persegi. Terbagi dalam 6 Kecamatan. Yaitu Kecamatan Muntok, Simpang Teritip, Jebus, Parittiga, Kelapa dan Kecamatan Tempilang.

Dibidang ekonomi, mayoritas
masyarakat Babar memiliki mata pencarian bertambangan timah dan nelayan. Sebagian lagi merupakan petani lada, karet dan kelapa sawit.
Nah, kesulitan yang dialami masyarakat Kecamatan Kelapa inilah yang kemudian disasar TMMD 116 untuk diretas. Boleh dibayangkan, mengambil dan membawa hasil kebun, masyarakat terhambat akses jalan yang membuat lambatnya proses penjualan panen hingga tidak bisa maksimal.
Dari profil keharian warga Desa Air Bulin dan Desa Tebing, Kecamatan Kelapa ini — sekali lagi — nampaknya telah mengilhami pemilihan lokasi TMMD ke 116 harus dilaksanakan di Kabupaten Bangka Barat.

Kehadiran TMMD Ke-116 bersana Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, terbangunlah jalan sepanjang 2,5 KM yang menghubungkan Desa Air Bulin ke Desa Tebiing. Juga dua jembatan dengan panjang bervariasi —
antara 8 hingga 12 meter — sudah enak dilalui. Kemudian, rehab RTLH kerjasama Bank BRI dan PT. Timah Tbk Muntok, adalah sejumlah bukti empati, kecintaan dan kemanunggalan TNI dan rakyat, yang dipadu semangat kebersamaan gorlyong royong dalam kemanunggalan. Dari kerja-kerja TMMD di dua desa, dibuat pula gorong-gorong pada 3 titik.serta kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter).








