Jakarta – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – TNI AL akhirnya angkat bicara mengenai dugaan keterlibatan prajuritnya dalam kasus penyiraman air keras ➡ Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul mengonfirmasi, oknum yang terlibat memang merupakan personel TNI AL.
Tunggul menjelaskan, para terduga pelaku saat ini berdinas di bawah komando Denma Bais TNI. Hal ini sejalan dengan pernyataan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Yusri Nuryanto saat konferensi pers, Rabu kemarin.
“Memang benar di antara terduga pelaku merupakan personel TNI AL yang berdinas di Denma Bais TNI,” ujar Tunggul dalam keterangannya, Kamis (19/3).
Tunggul menegaskan, proses hukum sepenuhnya berada di tangan Puspom TNI. Hal ini terjadi karena status penugasan para pelaku berada di bawah komando Bais TNI.
“TNI AL mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Kami akan bekerja secara profesional serta transparan,” tegasnya. * bobby






