img 20240708 wa0022

CBN, PANGKALPINANGDinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bangka Belitung, akan mengawasi tahap-tahap pengerjaan proyek belanja modal gedung dan bangunan dua kali dalam seminggu.

Yang mana, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Bangka Belitung menemukan adanya kekurangan volume senilai Rp1.199.022.000,00 pada sebelas proyek belanja modal gedung dan bangunan di Dinas Pendidikan Bangka Belitung.

“Dengan kejadian ini kita akan perketat pengawasan dan kita intruksikan KPA, PPK, PPTK harus sering turun lapangan mengecek tahap demi tahap proses pembangunan,” kata Kepala Disdikbud Babel, Ervawi, kepada awak media¬† melalui pesan WhatsApp, Senin (8/7/24) sore.

“Minimal pengawasan itu dilakukan satu kali dalam dua minggu. Untung-untung satu minggu sekali turun kelapangan nya,” lanjut Ervawi.

Ia juga menjelaskan, jika kuasa pengguna anggaran (KPA), pejabat pembuat komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan pihak ke tiga telah menandatangani berita acara komitmen.

“Dan hari ini juga kita sudah panggil KPA, PPK, PPTK dan pihak 3 utk tandatangan berita acara komitmen utk penyelesaian temuan BPK. Alhamdulillah, semua sepakat untuk menyelesaikannya,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, kekurangan volume pada proyek-proyek itu disebabkan kurang optimalnya Kepala Dinas dalam mengawasi dan mengendalikan proyek, kurang optimalnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam mengendalikan pelaksanaan kontrak.

Serta kurang optimalnya pengawasan lapangan dalam mengawasi pekerjaan fisik di lapangan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). (red/ Tim )

Share :