Wali Kota Palu Panggil Kepala BKPSDMD – Laporan Dugaan Asusila Sudah Masuk

Atas : H. Hadianto Rasyid

Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews. com (CBN) –

Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), berjanji memanggil Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), terkait berita dan masuknya laporan plus data dugaan asusila ASN/PNS Kota Palu ketangan Wali Kota.

Sejauh ini, langkah Wali Kota memanggil dulu Kepala BKPSDMD Kota Palu, diapresiasi banyak pihak. Kendati Hadi — sapaan akrab Hadianto — tidak menjelaskan spesifik, soal pemanggilan Kepala BKPSDM Kota Palu. Namun sumber menduga bahwa langkah pemanggilan Kepala BKPSDM Kota, sebagai bukti seriusnnya Wali Kota menanggapi pemberitaan dugaan asusila ASN/PNS Pemkot Palu. Diyakini — Wali Kota — tengah berpikir apa langkah taktis dan tepat yang akan diambil.

Sebelumnya, Wali Kota oleh sebagian kalangan dikritisi karena dinilai hanya diam dan tak acuh terhadap pemberitaan dugaan asusila oknum ASN/PNS dengan pejabat eselon II provinsi. Namun akhirnya, Wali Kota meresponnya.

Ya, Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid, memang akhirnya bergeming. Sikap diam, terkesan bagai tidak menaruh peduli terhadap berita yang meluas soal dugaan asusila ASN/PNS Kota Palu, yang akhirnya disikapi Hadianto.

Wali Kota yang dikonfirmasi CBN dan Inakor baru-baru ini menyatakan terima kasihnya atas informasi tersebut dan berjanji segera memanggil Kepala BKPSDM Kota Palu. “Kepala BKPSDMD akan saya panggil,” kata Hadianto. Hadi mengaku sebenarnya sudah mendengar hal ini. Namun tetap masih bersikap hati-hati. “Informasi dan berita yang sudah tayang terkait dugaan asusila ASN/PNS lingkup Kota Palu, tetap ditempatkan pada azas praduga tak bersalah,” katanya.

Seperti sudah ditayang sebelumnya, oknum ASN/PNS Kota Palu, diduga adalah pasangan asusila pejabat eselon II provinsi. Berita tersebut — hari ini — sudah 14 kali tayang.

Sejauh ini baru Hadianto merespon berita dugaan asusila tersebut. Sementara Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid — dari informasi yang diterima CBN — telah mencoba meminta klarifikasi wartawan tentang autentiknya data yang ada ditangan sumber.

Kembali ke Wali Kota Hadianto Rasyid. Intinya katanya kan harus kuat data pendukung. Lalu CBN mengatakan ada video dan foto-fotonya. CBN bahkan lebih spesifik mengarah pada posisi ruangan si ASN/PNS tidak lebih 50 meter dari Wali Kota. “Posisi si ASN/PNS dekat dari ruangan pak Wali,” gambar CBN. “Mana video dan foto-foto itu,” tanya Wali Kota yang menerima CBN secara empat mata di ruang khusus Rujab Wali Kota Palu, pukul 10.00 Wita pagi baru-baru ini. Wali Kota meminta ke CBN untuk melihat rekaman video, sambil CBN berpesan, “Maaf pak Wali, ajudan pun tak boleh tahu. Ini privasi. ” “Baik,” kata Wali Kota.

Lantas jika itu benar, Wali Kota menyatakan akan berlaku tegas. “Saya lihat dulu. Apalagi ini kan masih praduga tak bersalah,” katanya. Kecuali kata Wali Kota, fakta-faktanya sudah kuat. “Jika begitu, nah baru kita keras tindaki,” tukas Wali Kota.

Ia berjanji, kalau dugaan asusila itu jelas, pastilah akan ada tindakan. “Kalau itu jelas, pastilah tegas,” janji Hadianto Rasyid.* jay

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *