Atas : Taslim Lapaduai – Koordinator Umum & Humas UPP Kelas III Poso
Bawah : Posko Nataru
Poso, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Dimana-mana saat ini, Pos Komando (Posko) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru 2025 – 2026, disiagakan full di seantero penjuru nusantara. Bagaimana agar Nataru bisa berlangsung aman dan nyaman. Bagi pengguna jasa dan moda transportasi — khususnya — laut, tidak ketinggalan menyuguhkan pelayanan terbaiknya.
Kali ini mari tengok Posko Nataru 2026, UPP Kelas III Poso. Jajarannya, berusaha bisa sukses mengantar tahun 2025 dan menyambut Tahun Baru 2026 hingga pasca — minimal — sampai “H Plus 5”, dengan aman, nyaman dan terkendali.
Nah, bagaimana kesiapan UPP Kelas III Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), yang ingin menunjukkan komitmennya sebagai — salah satu — penyelenggara pelabuhan yang mau merealisasi pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna moda transportasi laut?
Ini penegasan Koordinator Umum dan Humas UPP Kelas III Poso Taslim Lapaduai kepada CBN baru-baru ini. Bahwa terkait kesiapan dan persiapan Nataru 2025/2026 di lingkup UPP Kelas III Poso, telah dimulai sejak 18 Desember 2025 dan akan disudahi pada 5 Januari 2026.
Menurut Taslim, UPP Kelas III Poso jauh-jauh hari sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk pelaksanaan Nataru dan deadline-nya dimulai tanggal 18 Desember 2025, seperti yang sudah dipapar diawal. Termasuk menyiapan Pos Kendali atau Pos Koordinasi, bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan informasi seputar jadual kedatangan, keberangkatan dan berbagai hal menghadapi Nataru. “Masyarakat yang hendak bepergian menggunakan moda trasportasi laut datang bertanya, berbagai hal menyangkut jadual kapal Sabuk Nusantara 102 di momen Nataru 2025 – 2026. Itu antara lain kami layani dengan baik dan tulus,” jelas Taslim.
Posko Layanan UPP Kelas III Poso yang disiapkan katanya, hadir dalam 1 X 24 jam.
Saat ini rute Poso – Bitung dilayani KM. Sabuk Nusantara 102. Setiap hari Minggu kapal ini tiba dan sandar, lalu berangkat kembali pada hari Rabu. Rutenya, Poso – Mantangisi – Wakai – Unauna – Malenge – Popoli’i – Pasokan – Gorontalo dan Bitung. Baliknya, Bitung – Gorontalo – Pasokan – Makenge – Popoli’i – Wakai – Unauna – Mantangisi dan Poso. “Pokoknya kapal ini berangkat Hari Rabu, akan tiba kembali pada hari Rabu berikutnya,” papar Taslim.
Bagaimana fluktuatif dalam tiga bulan terakhir ritme penumpang dan barang di UPP III Poso? Taslim menggambarkan bahwa memang terjadi lonjakan penumpang. Barang bawaan dari pulau-pulau, terbanyak merupakan hasil bumi seperti kopra. “Pastinya, jumlah penumpang dan barang akan ketahuan saat kapal sandar dan penumpang dan barangnya turun,” tutur Taslim yang begitu simpel menjawab setiap pertanyaan.
Artinya, UPP Kelas III Poso ingin ada kesan yang baik, bagi siapapun yang ikut berlayar dengan KM. Sabuk Nusantara 102 ke berbagai pelabuhan tujuan. Mantap!* jay – bagian pertama





