ATOM Sulteng Minta – Kejati Perjelas Progres Kasus Wakil Bupati Parigi Moutong

Atas : Ketua Aliansi Tokoh Masyarakat (ATOM) Sulteng : Drs. Kamiludin Pasau, M.Si
Bawah : Laode Abdul Sofian, SH, MH – Kasi Penkum dan Humas Kejati Sulteng

Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Jika berbagai kalangan mendesak agar pemeriksaan kasus Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) Abdul Sahid dipercepat, kini Aliansi Tokoh Masyarakat (ATOM) Sulawesi Tengah (Sulteng), juga bersuara lantang. Meminta supaya progres penyelidikan Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng, supaya jelas. Harus ada perkembangan dan tidak terkesan hanya jalan ditempat. Makanya, progres dan ritmenya harus nampak. Berjalan atau stag?

Menurut ATOM bahwa :
1. Kasus ini sudah berjalan mulai dari sekitar Juli 2025 setelah dilaporkan oleh LSM dan elemen masyarakat.
2. Dugaan perbuatan melanggar kewenangan, itulah yang dilakukan oknum Wabup Parimo Abdul Sahid. Ini, sangat mencederai visi misi Pemkab Parimo yang sebagian sudah berjalan dan identik dengan azas manfaat. Tapi, harus tercoreng oleh ulah Wabup.

Ketua ATOM Sulteng Drs. Kamiludin Pasau, M.Si kepada CBN, Selasa (20/1/2026) bahwa ini kan proses hukum sudah berjalan. Tentu sebagai tokoh masyarakat Ita berharap bagaimana proses ini bisa berjalan secara fair. Nah, kalau proses sudah berjalan, tentu ada awal dan ada akhir. “Jika kemudian tidak ada akhir, maka akan timbul tanda tanya besar. “Mengaps kasus ini seperti mandeg ditengah jalan,” kata Kamiludin Pasau.

Sebelumnya, Kasi Penkum dan Humas Kejati Sulteng Laode Abdul Sofian, SH, MH kepada CBN menegaskan bahwa kasus ini berjalan. Sesuai tahapan dan prosedur.

Seperti diketahui bahwa kasus yang menyandung Wabup Parimo Abdul — seperti diberitakan sebelumnya adalah pelanggaran kewenangan. Oleh berbagai kalangan — termasuk yang juga minta pemeriksaan kasus ini dipercepat, adakah ATOM Sulteng.
Kejati Sulteng diminta pula tidak memperbanyak laporan dan perkara yang mandeg. Yang dimaksud, adalah laporan yang tidak disikapi, tidak ditindak lanjuti atau juga laporan yang lambat dan menjadi begitu lama ditangani. JFinya, kasus-kasus, menjadi tidak sebagaimana keinginan pelapor dan masyarakat pada umumnya. Dan salah satu yang kini paling ditunggu adalah, kabar tentang bagaimana perkembangan pemeriksaan Wabup Parimo Abdul Sahid dari akhir 2025 hingga masuk ke 2026 ini. Bahwa masyarakat masih penasaran dan bertanta-tanya, bagaimana dan sudah sejauh mana pemeriksaan Abdul Sahid? Pihak Kejati harus bisa memperlihatkan kemajuan pemeriksaan Wabup Parimo, sehingga tidak terkesan tak serius.

Kasus yang menyandung dan menjerat Wabup Parimo menurut Sofian, menyoal dugaan perbuatan menggunakan pengaruh dalam kekuasaan serta penyalah gunaan kewenangan.
“Jadi, apa yang akan disimpulkan nanti, harap ditunggu saja bagaimana hasil dan perkembangan penyelidikannya,” ungkap Sofian.* jay

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *