Kiri. : H. Risharyudi Tri wibowo, M.M – Bupati Buol. Kanan : Mohammad Yamin Rahim, SH, MH – Sekdakab Buol
Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) –
Nampaknya Bupati dan Sekdakab Buol, serius menyikapi isu dugaan affair (selingkuh – red) atasan – bawahan di salah satu OPD (Organisasi Perangkat Daerah – red). Risharyudi Triwibowo dan Moh. Yamin Rahim, disebutkan tengah melakukan penelusuran dan investigasi melalui jenjang jajaran kebawah, pasca terbitnya dua berita CBN. Demikian sumber dari Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (4/6/2026) menginformasikan. “Setelah mendapatkan data pemulaan dan kesesuaian informasi pemberitaan di media massa online soal dugaan affair itu, Bupati dan Sekda mulai melakukan penelusuran,” ungkap sumber tersebut.
Berbagai kalangan menilai, langkah Bupati dan Sekdakab Buol adalah upaya positif untuk menangkal citra negatif dan kesan pembiaran. “Bupati dan Sekda Buol harus kita beri jempol atas respon cepat tanggapnya terhadap isu-isu seperti ini,” tukas sumber. Disini terlihat bahwa Pemerintah Buol memang kukuh mempertahankan motto visinya : “Mewujudkan Buol Agamis sebagai Daerah Agropolitan”. “Bumi Pogogul’ dibawah kepemimpinan pasangan Bowo – Nasir, tak mau vakum untuk terus membangun sekaligus menata kekurangan Buol. Ditengah efisiensi anggaran, Buol tetap harus didorong menuju kemajuan. “Dengan kemampuan keuangan daerah, Buol kita bangun dari hilir hingga ke hulu,” tekad Bupati.
Risharyudi tentu tidak ingin Buol yang tengah dipacu sederet program inovatif, terciprat hal buruk yang berada dalam jajaran.
Bagi Bowo — panggilan akrab Risharyudi –visi misi tidak boleh dikotori noktah ataupun noda dalam membentuk mental pejabat berbingkai patrun clean government dan good governance. Bagaimana agar Buol menjadi kabupaten mandiri yang merupakan impian semua daerah dengan tatanan dan struktur yang bersih serta tata kelola pemerintahan yang baik.
Contoh kasus, ketika 59 pelanggaran disiplin ASN/PNS tahun 2025 lalu, Pemkab Buol tidak membiarkan itu meradang. Bowo tegas menyatakan tanpa pilih bulu menindaknya sesuai ambang digit pelanggaran. Ringan, Sedang dan Berat, diproses bahkan kini ada yang tahapannya masih berjalan menunggu final.
Buol Dimata Bowo jangan sampai ketinggalan. Jika genderang membangun sudah ditabuh, pembangunan harus terus berjalan. Apalagi Pemda sudah membuka lebar “Gerbang Buol” untuk masuknya investor. Salah satunya, investasi dalam industri perkebunan skala besar sudah dibuka, untuk menyambut era Agropolitan bagi Buol. Sementara beberapa program unggulan yang pelan namun pasti, terus digenjot untuk menyejahterakan masyarakat “Lipu Vuoyo Koponu” (Tanah Buol Tercinta).
Hingga berita ketiga ini tayang, publik masih menanti perkembangan dari Buol. Sementara Bupati Buol dikabarkan hari ini berada di Tolitoli, hadiri HUT Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP).
Satu sumber mengatakan, beberapa nama sudah ada di kantong Sekda. Tapi belum mengerucut. “Beri saya waktu. Insyaallah tidak lama. Sudah ada beberapa nama. Ini masih dalan pengusutan dan pengumpulan berbagai sumber untuk Pulbaket,” tegas Yamin Rahim.
Bupati Buol Riswahyudi Triwibowo konon telah mengendus affair bawahannya itu. Maka katanya, “Kasih data ke saya untuk siapkan tim pemantau.”
Dugaan selingkuh atasan dan bawahan di Buol memang tengah hangat menyedot perhatian publik. Terutama warga Buol. “Tunggu!saja segmen selanjutnya,” imbuh sumber.* jay











