Cakrabhayangkaranews.com, Pekanbaru/Riau – Lonjakan pengunjung pasca libur lebaran di provinsi Riau menjadi momen bagi masyarakat untuk berekreasi bersama keluarga. Dari hasil pantauan Dinas Pariwisata Riau yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata kabupaten kota , sejumlah destinasi di daerah dengan slogan pariwisata “Riau The Homeland of Melayu” itu, dikunjungi ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara .

Dari catatan Dinas Pariwisata Riau , adapun faktor lonjakan pengunjung terhadap destinasi pariwisata berpengaruh pada faktor selama dua tahun terakhir ini pandemi COVID-19 telah melumpuhkan sektor pariwisata di seluruh Indonesia termasuk di Riau.

Bahkan faktor dominan yang mempengaruhi tingginya angka masyarakat yang berkunjung terhadap destinasi pariwisata Riau dikarenakan pada tahun 2022 ini jumlah kasus COVID-19 cenderung melandai turun drastis sesuai informasi dari Menteri kesehatan RI .

Seiring kondisi itu , pemerintah telah memberi kelonggaran kepada pelaku industri pariwisata untuk kembali mengalahkan pariwisata dan menjaga kelestarian destinasi pariwisata . Sehingga aktivitas pariwisata bisa dibuka kembali untuk menerima kunjungan wisatawan , namun tetap menjaga prokes , ucap Roni Rahmat .

Tak luput Roni Rahmat
menghimbau bagi pelaku / pengelola tempat wisata selama melakukan aktivitas wisata tetap harus menerapkan protokol kesehatan COVID-19 , hal itu dilakukan sebagai antisipasi lonjakan kasus COVID-19 paska libur lebaran.

Disampaikannya lagi , Dinas Pariwisata Riau juga kepada pelaku / pengelola tempat wisata se provinsi Riau agar tetap memberikan pelayanan yang maksimal bagi pengunjung yang datang , intinya layani pengunjung dengan ramah tamah dan terutama tidak melakukan spekulan kutipan yang memberatkan pengunjung .

Dinas Pariwisata Riau juga mencatat , selama libur panjang pasca Idul Fitri 1443 H , Kondisi destinasi wisata di Provinsi Riau, seperti di Siak, Kampar, Inhil, Kuansing, Rohil dan lainnya dilaporkan sangat padat, namun terkendali,” ungkap Kadis Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat .

Roni menjelaskan, berdasarkan laporan dari Dinas Pariwisata di kabupaten dan kota, untuk jumlah wisatawan di Kabupaten Kampar pada tanggal 4 Mei 2022 mencapai 9.300 orang.

Roni merinci, bahwa di objek wisata alam Ulu Kasok dan lembah Kasok Kampar, wisatawan datang mencapai 1.114 orang, Lembah Aman 400 orang, dan Puncak Kompe 800 orang. Kemudian, Fantasi Wisata 356 orang, Tepian Mahligai kiri 1.300 orang, Tepian Mahligai kanan 800 orang, dan Puncak Kawasan Kantin Tanjung Alai 4.500 orang.

“Sementara, berdasarkan laporan yang kami terima, jumlah kunjungan wisatawan pada H+2 Idulfitri di Istana Siak [Kabupaten Siak] mencapai 4.013 orang dan H+3 6.300 orang. H+2 lebaran di Pantai Solop Kabupaten Indragiri Hilir jumlah pengunjung mencapai 5.000 lebih,” ujar Roni Rakhmat.

Di Kota Pekanbaru sendiri dari sejumlah informasi yang diterima, terlihat tempat-tempat rekreasi padat dikunjungi masyarakat. Di Taman Rekreasi Alam Mayang jumlah pengunjung pada hari ketiga lebaran sebanyak 8.000 lebih. Puncak pengunjung diprediksi terjadi diakhir pekan nanti.

“Masyarakat sudah jenuh di rumah ingin melepas penat, menikmati liburan. Karena sudah lama tertunda akibat Covid-19,” ucap seorang warga kota Pekanbaru yang mengaku bernama Beni ketika berwisata bersama keluarganya di Taman Rekreasi Alam Mayang Pekanbaru.

Gubernur Riau H Syamsuar bersama istri Hj Misnarni ketika berkunjung ke Pantai Solop Kabupaten Indragiri Hilir, beberapa waktu lalu. Menggeliatnya sejumlah destinasi wisata diharapkan akan kembali membawa multiplier effect terhadap ekonomi masyarakat.

“Mudah-mudahan para pedagang yang ada di sekitar desnitasi mendapat manfaat. Dagangan mereka jadi laku,” harap Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.

Buka Penerbangan Internasional

Menyusul semakin berkurangnya kasus COVID-19 dan kembali dibukanya sejumlah destinasi wisata di Provinsi Riau, Gubri Syamsuar berharap agar Pemerintah Pusat segera membuka rute penerbangan internasional dari dan ke Riau.

“Penerbangan ini kan sangat besar pengaruhnya. Orang ingin langsung ke Riau tanpa perlu transit di Jakarta. Makanya kita berharap pemerintah kembali membuka rute internasional ini,” kata Gubri seraya mengaku sudah sejak beberapa bulan yang lalu melayangkan surat permintaan kepada Menhub RI .

Diakhir penyampaiannya, Roni meminta kepada dinas pariwisata kabupaten kota se provinsi Riau agar dapat menata ulang kembali destinasi pariwisata di wilayah kerja masing – masing , sebab dari segi geografis provinsi Riau identik menyimpan destinasi pariwisata alam yang sangat bagus untuk dikembangkan

Kedepannya target dari dinas pariwisata Riau akan melakukan pendataan ulang kembali destinasi pariwisata Riau, baik yang sudah ada saat ini bahkan ada beberapa kabupaten lainnya yang akan kita benahi bersama, tegas Roni Rahmat. (red)