CBN, Jakarta, 19 Juli 2026 – Ikatan Mahasiswa Jargaria (IMAJAR) Jakarta menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa asal Kabupaten Kepulauan Aru yang telah hadir dalam kegiatan konsolidasi dan konferensi pers sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai persoalan yang tengah berkembang di Kabupaten Kepulauan Aru.
Kegiatan ini bertujuan menyatukan sikap serta menyampaikan aspirasi masyarakat terkait isu-isu yang belakangan menjadi perhatian publik, khususnya menyangkut investasi, perlindungan lingkungan hidup, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat.
Dalam konferensi pers tersebut, IMAJAR Jakarta menyampaikan beberapa tuntutan sebagai berikut:
Menolak segala bentuk investasi yang berpotensi merusak lingkungan, hutan, dan ekosistem di Kabupaten Kepulauan Aru, terutama apabila dilakukan tanpa melibatkan masyarakat adat sebagai pemilik hak ulayat dan pihak yang terdampak secara langsung.
Mendesak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, Bupati, dan DPRD Kabupaten Kepulauan Aru untuk memberikan penjelasan secara terbuka dan transparan kepada masyarakat mengenai maksud, tujuan, serta hasil kunjungan ke wilayah Aru Selatan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Mendesak Bupati Kabupaten Kepulauan Aru untuk memberikan klarifikasi atas pernyataan yang disampaikan dalam sebuah video saat kunjungan ke Desa Popjetur, yang dinilai menimbulkan polemik dan dianggap mengabaikan aspirasi masyarakat adat. Klarifikasi tersebut diharapkan disampaikan kepada publik dalam waktu secepatnya sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.
IMAJAR Jakarta menegaskan bahwa pembangunan dan investasi di Kabupaten Kepulauan Aru harus dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi, perlindungan lingkungan hidup, penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat, serta mengutamakan kepentingan masyarakat Aru secara menyeluruh.
( CBN – OPEM )










