Ipda Noldy W Sualang – Kapolsek Tinombo: Mari Ciptakan Lingkungan Aman dan Kondusif

Tinombo, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Ciptakan situasi lingkungan yang aman, kondusif, jauh dari Pekat (penyakit masyarakat -red), menjadi harapan dari Kapolsek Tinombo Ipda Noldy W. Sualang bersama jajaran secara berjenjang. Tentulah harapan ini juga tercipta dimomen Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 baru saja berlalu.

Untuk mewujudkan semua itu, berbagai program telah dilakukan. Salah satunya, menjalin soliditas dengan semua unsur dan tokoh. Juga mengkokohkan sinergitas dengan Forkopimcam, sebagai bukti kekompakan dan komitmen membangun bersama.

Demikian Kapolsek Tinombo Ipda Noldy W. Sualang saat berbincang lepas dengan CBN di ruang komando Mako Polsek Tinombo beberapa waktu lalu.

Menurut Noldy, zaman tranparansi saat ini, apa yang dilakukan Polri, masyarakat harus tahu. Polri membuka peluang kritik membangun yang datangnya dari masyarakat dengan motto “Yang kurang kita tambah dan yang rusak kita perbaiki”.

“Maka, kegiatan apapun yang dilaksanakan jajaran Polsek Ampibabo, wajib diketahui masyarakat,” tegas Noldy.

Patut disyukuri kata Noldy, selama ini sinergitas yang diharapkan, mampu dibangun. Misalnya, antara Polri dan TNI. Melakukan PAMBERS (Pengamanan Bersama) atau patroli bersama. Juga komunikasi yang intens antar tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan unsur lainnya. “Secara khusus, ditataran Forkopimcam pun kekompakan itu tersimpul, terjalin dan terjaga dengan baik,” tukas Noldy.

Komunikasi yang kompak gambar Noldy, tetap dibangun. Baik dalam pertenuan-pertemuan, atau dalam grup-grup watsup (WA) saling mengirim dan sharing masukan dan lain-lain. Tidak ada masalah.

Bagaimana bicara tentang keamanan dan pengamanan wilayah pesisir? Kalau dalam pengamanan di laut, itu lebih spesifik. Karena beleidnya ada di tataran Polres. Disana ada Polair. Terkait tugas-tugas spesifik di wilayah laut ada di Polres.

Artinya, tanggung jawabnya lebih besar ke Polres. Namun untuk wilayah sebut Noldy, pihaknya tetap melakukan pengawasan-pengawasan.

Mungkin ada informasi-informasi tentang illegal fishing dan hal-hal yang menjadi pelanggaran di laut dan kemudian informasi tersebut diteruskan dan ditindak lanjuti ditingkat Polres. “Patroli kan rutin menyusur perairan Teluk Tomini dari Parigi menyisir pantai Tinombo hingga ke Mouting. Bahkan sesekali menyinggahi Polsek Tinombo,” cerita Noldy.

Hampir dua tahun bertugas sebagai Kapolsek Tinombo sebut Noldy, pimpinan — dalam hal ini Kapolres Parigi Moutong — selalu memberikan arahan dan motivasi yang baik kepada jajarannya dan sesuai platform dari pimpinan Polri. “Hampir setiap hari — lewat WA atau pada kegiatan zoom meeting
misalnya — Pak Kapolres akan cepat memberikan arahan dan petunjuk, agar antisipasinya lebih cepat,” ungkap Noldy.

Intinya pesan pimpinan, tidak boleh menunda

sesuatu. Sebab, esok akan ada lagi kegiatan dan.masalah yang lain. Jika ditunda, pastilah akibatnya akan menumpuk.

Menyinggung wilayah hukum Polsek Tinombo — dibantu Plosubsektor Tinombo Selatan — jika dilihat ratingnya yang terbanyak adalah kasus penganiayaan. Beberapa dari itu sudah P21 atau berkasnya sudah lengkap dan tertangani dengan baik. Disini, bagaimana penanganan kasus dari tingkat Polsek bisa maksimal. Jika bisa didamaikan, maka akan dikompromikan dengan mengundang tokoh masyarakat, tokoh agama dan aparat desa untuk memberikan arahan dan nasihat.

Pola ini, sudah berjalan dengan baik dan bisa diterima oleh masyarakat.
“Dari sekian, memang ada beberapa kasus yang tidak bisa diselesaikan ditingkat Polsek. Misalnya, penganiayaan berat. Juga kasus pembunuhan di Tinombo Selatan dan kemudian dilimpahkan kepenyidik Polres. “Disini, kita tetap mengedeoankan restorasi justifikasi,” tutup Noldy.* jay

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *