Kadis Perkebunan Sulteng Sebut Berita Dugaan Pejabat Provinsi Asusila Hanya Fiksi

Foto atas : Muhammad  Neng, ST, MM

Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Sembilan kali sudah penayangan dugaan pejabat eselon II provinsi asusila. Sejauh ini berkembang pro kontra  mengapresiasi dengan macam-macam komentar atas berita yang ditayang itu. Kebanyakan — dan rata-rata — tidak menginginkan adanya pejabat provinsi dan oknum perempuan ASN/PNS kota, yang tak pantas berbuat seperti didugakan. Tengarai  affair antara pejabat eselon II provinsi dan perempuan ASN/PNS kota disebut, akan dapat menuai nilai minor buat performa figur pejabat provinsi, juga buat jajaran pegawai kota. Kedua oknum — buat banyak kalangan — hanya akan mengotori “barisan kabinet” pilihan Gubernur H. Anwar Hafid dan Wali Kota H. Hadianto Rasyid. 

Up date Jumat (6/3/2026)  pagi, rumah kost tempat pertemuan si pejabat dan perempuan ASN/PNS kota,  sepi. Pintu Bedi penganan, terbiarkan terbuka. Menurut tetangga sekitar, tempat itu sudah tidak pernah lagi didatangi. Dan jika biasanya mobil pribadi si perempuan diparkir tepat didepan pagar, kini tak ada lagi. 

Yang menarik di sini — ditengah gembar-gembor dan macam komentar soal pejabat asusila — Kadis Perkebunan Provinsi Sulteng Muhammad Neng, ST, MM tiba-tiba ikut nimbrung komen. Cuma kesannya seperti. “mencibir’ dan tidak mendukung. Bukankah harusnya Neng antusias jika ada sesama pejabat yang — maaf — kurang bagus akhlak moralnya — mau ditunjukkan ke Gubernur dan Wali Kota. Bahwaadu  belum lama ini Gubernur telah ikut melantik pejabat yang terindikasi asusila. Mengapa malah Neng tidak mensuportnya? Malahan katanya, berita yang ditayang CBN, Inakor dan Butol Post, cenderung dengan 

narasi berulang. Bahkan tegas Neng lewat WhatsApp (WA) ke salah satu tim CBN, berita itu hanyalah fiksi. “Berani betul Neng bilang begitu, tukas sbes. Berarti Neng menganggap bahwa tayangan soal dugaan asusila pejabat dan ASN/PNS kota, sama seperti karangan dan “lelucon”?. Ya, karena fiksi itu cerita karangan, tidak didukung bukti nyata. Tapi entah dari sudut pandang mana dan kacamata apa, Muhamad Neng — mantan Kadis Kehutanan Sulteng — mengatakan itu. Seolah dia tahu bahwa berita yang diangkat tersebut “dangkal”. Jika menurut Neng itu fiksi, sama saja berita, tersebut hanya hayalan dengan bumbu imajinasi, lalu apakah rekaman video dan foto itu, adalah adegan drama?  Atau sandiwara murahan tak berkualitas?? 

Tapi ini tentulah beda bung. Hal nyata yang diangkat CBN Inakor dan Butik Post dasarnya tidak main-main dan bukan kalengan. 

Dia adalah kebenaran atau realita. Hasil pengamatan  lama dan cukup seksama. Hingga itulah ritme gerakan dan lakon si pejabat provinsi dan perempuan ASN/PNS, bisa direkam dalam video sekaligus  foto-fotonya. “Bukti-bukti itulah yang kami simpan,” ungkap sumber. Sayang tambah sumber, Gubernur Anwar Hafid dan Wali Kota Harianto Rasyid, belum juga menanggapinya. 

Nah, selain Muhammad Neng, ada lagi komentar salah satu jurnalis dari media cetak dan online cukup terkemuka di Palu katanya, “Siapa pejabat provinsj yang selingkuh itu?”  Waduh, bahaya! Kenapa Gubernur lantik pejabat seperti ini? Pasti dicopot dia. 

Lalu apa tambahan Muhammad Neng? Dia bertanya, Kenapa mesti  berseri? Sebut saja, langsung! Dan dalam WA nya terakhir, Neng menulis, “Muncul lageeee. Malas baca…. baca judulnya saja.”

Menurut sumber, mengapa orang mandi, justru Neng yang jadi basah? Nampak Neng seperti cacing kepanasan, seolah sinar lampu 1.000 watt tengah diarahkan ke wajahnya. Mengapa ia bilang malas membaca isi dan cukup judul saja. Apakah Neng tahu si pejabat yang tengah disorot, tapi dia belum buka mulut. Pastinya, Neng lagi kegerahan bersama si pejabat itu,” sebut sumber. * tim – bersambung

img 20250803 wa0029
Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *