JOMBANG – JAWA TIMUR, Cakrabhayangkaranews.com – Upaya pencarian terhadap FMB, bocah 6 tahun yang tenggelam di Dam Sekunder Gude Dusun Dayu, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang dilanjutkan kemarin (2/4). Namun, hingga pukul 16.00, pencarian belum membuahkan hasil.
Pantauan di lokasi, sejak pagi, tim dari Kopaska, Basarnas dan BPBD Jombang sudah bersiaga di lokasi melakukan pencarian. Untuk mengurangi debit air sungai, petugas menutup pintu dam menggunakan balok kayu dan potongan batang pisang.
Tim gabungan Basarnas dan Kopaska selanjutnya menyebar ke sejumlah titik menyisir ke dasar sungai untuk mencari korban. Mereka tampak profesional menyelami dasar sungai. Tim Kopaska juga mengenakan APD lengkap berikut tabung oksigen di punggung mereka. ”Kita punya waktu 60 menit sebelum pintu air kembali penuh,” ungkap Wabup Sumrambah yang memantau langsung jalannya pencarian bersama Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat.
Hujan deras tak menyurutkan tim melakukan pencarian. Tak hanya pencarian sungai, sebagian tim juga melakukan pencarian darat dengan menyisir aliran sungai sepanjang 2 kilometer hingga Desa Sambongdukuh. ”Kita harus bergerak menyisir dengan jalan kaki agar proses pencarian berjalan maksimal,” tegas Wabup.
Sayangnya, setelah dilakukan pencarian selama 60 menit lebih, korban tak kunjung ditemukan. Hujan deras sore itu juga menjadi kendala pencarian di hari kedua. Apalagi, batas waktu 60 menit untuk membendung air sudah habis. Air akhirnya penuh dan petugas kembali membuka pintu dam. Sekitar pukul 16.00, pencarian hari kedua dihentikan. ( Andi CBN )








