Kotabaru Kalsel.
Cakrabhayangkaranews.
Com (CBN).
Anggota DPRD Kotabaru
Kalimantan Selatan, Sahrani dari Politisi Fraksi Partai Golongan Karya, 1-08-2025 melakukan Reses di Dapilnya Kecamaran Kelumpang Hilir dan Kecamatan Kelumpang Sekatan, Serap aspirasi masyarakat Pertanian dan Perikanan.
Politisi Anggota DPRD Fraksi Partai Golkar Kabupaten Kotabaru Sahrani, Reses yang melaksanakannya ini adalah kegiatan tahap II di tahun 2025 ini di Kecamatan Kelumpang Hilir dan Kelumpang Selatan Kabupaten Kotabaru.
Kegiatan yang ia laksanakan ini dimanfaatkannya untuk bertatap muka langsung dengan warga, Sahrani diforum Reses berdialog untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait bidang pertanian dan perikanan dari masyarakat nelayan.
Lanjut Sahrani, dia menjelaskan kegiatan Reses yang pertama digelar di Desa Langadai, Kecamatan Kelumpang Hilir, dimana masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani, keluhan dari masyarakat pernian di didesa itu, diantaranya keterbatasan pupuk bersubsidi, minimnya alat pertanian, serta harapan akan perbaikan saluran irigasi.
Syahrul salah satu dari masyarakat yg berhadir di firum Reses, ia menyampaikan keluhnya sudah lama kami berharap ada bantuan alat mesin pertanian dan perbaikan irigasi. Ini penting untuk meningkatkan hasil panen,” ungkap Syahrul, warga Langadai.
Menanggapi hal itu, Sahrani menyampaikan bahwa masukan dari petani akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan anggaran daerah, ” jawaban serius dari anggota DPRD Politisi Partai Golkar.
Syahrani melanjutkan, ” saya akan mengawal apa yang disampaikan masyarakat. Pertanian adalah tulang punggung perekonomian desa dan sudah semestinya menjadi perhatian serius pemerintah,” tegas Sahrani.
Sementara hari ketiga reses dilaksanakan di Desa Pantai, Kecamatan Kelumpang Selatan.
Aspirasi datang dari para nelayan. Mereka mengeluhkan soal keterbatasan alat tangkap, belum tersedianya cold storage, serta sulitnya akses pemasaran hasil laut.
Medang salah satu peserta yg hadir dia mengatakan, Kami ini hidup dari laut, tapi sampai sekarang belum ada bantuan alat tangkap yang memadai. Kami juga kesulitan menyimpan hasil tangkapan agar tetap segar,” kata Medang.
Sahrani anggota DPRD Kotabaru, menyatakan pentingnya perhatian serius terhadap sektor perikanan, khususnya di daerah pesisir yang memiliki potensi hasil laut melimpah.
“Saya memahami kondisi para nelayan. Pemerintah harus hadir untuk mendukung produktivitas mereka, baik dari segi alat tangkap maupun pemasaran hasil tangkapan. Aspirasi ini akan saya bawa ke DPRD agar bisa menjadi bagian dari program prioritas,” jelas Sahrani lagi.
Dalam setiap kunjungan, Sahrani menekankan bahwa reses bukan sekadar kegiatan formal, melainkan wujud nyata keterwakilan rakyat di parlemen.
“Sebagai wakil rakyat, saya punya tanggung jawab untuk menyerap, memperjuangkan, dan mengawal aspirasi masyarakat. Pertanian dan perikanan adalah dua sektor yang harus kita dukung bersama,” ucapnya.
Warga merasa didengar aspirasi mereka dengan kedatangan wakil rakyat.
Mengakhiri dialog diforum Reses, salah satu kaum hawa, Rusmiyati, dia berharap dan menyampaikan kepada anggota DPRD Kotabaru dari Fraksi Partai Golkar, “dikatakannya, keluhan kami ini merasa sudah didengar. Semoga aspirasi kami ini benar-benar dapat diperjuangkan oleh pa Sahrani anggota DPRD Kotabaru dan tidak hanya berhenti di forum ini saja,” tutup Rosmiyati.* Syaf.










