CBN, JOMBANG – Sp, 53, warga Desa Pulosari, Kecamatan bareng ditemukan meninggal dunia usai menenggak kopi bercampur potasium di ruang tengah rumahnya Selasa (11/4) pagi kemarin.
Korban, nekat mengakhiri hidupnya diduga lantaran terlilit hutang.
“Kejadiannya diketahui suaminya sendiri, sekitar pukul 08.30,” terang Kapolsek bareng, AKP Darsono.
Darsono menjelaskan, pagi itu suami Sp dikejutkan saat mengetahui istrinya telah dalam kondisi lemas di ruang tengah. Istrinya itu ditemukan sudah dalam kondisi sekarat usai meminum kopi yang dibuatnya sendiri.
“Saat ditemukan suaminya posisi sudah ngorok istilahnya. Sudah nafasnya tersengal, kemudian meninggal,” lontarnya.
Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas, Sp, diketahui memang meninggal dunia karena aksi bunuh dirinya. Ia, membuat kopi yang telah dicampuri potasium yang kemudian ia minum.
“Hal itu diketahui dari minuman kopi saat dikurangi isinya terlihat ada potasium di sana. Da menurut keterangan anak korban memang kopi itu dibuat oleh korban sendiri,” imbuhnya.
Sebelum ditemukan minum kopi bercampur potasium, Sp disebut Darsono sempat mengeluh kepada sang ibu.
Ia, mengeluhkan kondisi perekonomiannya. Sp, mengaku tengah kebingungan melunasi hutang-hutang yang melilitnya. “Indikasinya memang dari lilitan hutang itu penyebab korban bunuh diri,” tambahnya.
Usai menjalani visum dan pemeriksaan di RSK Mojowarno, petugas kesehatan memastikan Sp memang murni meninggal dunia karena bunuh diri. Pihak keluarga, juga mengaku telah ikhlas dengan kejadian itu.
“Untuk jenazah korban langsung dibawa pulang dan diserahkan keluarga untuk dikebumikan,” pungkas Darsono.( Andi CBN )










