Disayangkan – Spot Wisata Mangrove Kotabunan Selatan Tidak Diurus

Ratusan juta anggaran desa terbuang sia-sia

Boltim, Sulut – Cakrabhayangkaranewd.com (CBN) –Ditengah gencarnya daerah mempromosikan, berlomba menjual potensi dan land mark pariwisatanya, di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) justru ada resort pariwisata.Hutan Mangrove nan elok, dibiarkan mubazir, tak terurus dan hanya terbengkalai. CBN sudah berusaha mengkonfirmasikan masalah ini ke pihak Pemerintah Desa dan Dinas Pariwisata setempat, namun belum berhasil.

Tengoklah misalnya, spot wisata Manggrove, Desa Kotabunan Selatan, Kecamatan Kotabunan, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Lokasi wisata pantai ini dibangun dengan anggaran sebesar hampir setengah miliar atau kurang lebih  Rp.439.722.645 juta, dari Dana Desa (DD) tahun 2019. Kini, kondisinya rusak total. “Sayang , sayang sekali lokasi wisata ini jadi mubazir tak terurus,” ungkap salah satu warga Kotabunan Selatan kepada CBN, Minggu (23/7/2023).

Kondisi dilapangan, bangunan yang sudah menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah tersebut sudah patah dan ambruk. Informasi yang dihimpun CBN dari sekitar lokasi bahwa bangunan yang ada, disebut tak lagi dirawat oleh Pemerintah Desa Kotabunan Selatan. Miris memang.

screenshot 20230723 100621 1
Kurang lebih setengah miliar anggaran Desa Kotabunan Selatan terbuang percuma

Konon sebut sumber, patah dan ambruknya bangunan koridor itu disebabkan karena tidak adanya atap. Tidak ada perlindungan dari panas dan hujan, berdampak terhadap kondisi kayu-kayu yang digunakan. “Mestinya, pada saat pembangunannya, Pemerintah Desa Kotabunan Selatan langsung melakukan pemasangan atap pelindung dari sinar mata hari dan hujan. Dengan begitu, bangunan tersebut bisa bertahan dan dapat digunakan sebagaimana sasaran dan tujuan bangunan itu dibuat,” ungkap warga lainnya.

Kepada CBN, Ketua Laskar Anti Korupsi (LAKI) Cabang Boltim Ismail Mokodompit, Minggu (23/7/2023) tegas mengatakan bahwan jika memang harus terjadi seperti itu, pemerintah desa setempat dan Dinas Pariwisata Kabupaten Boltim, harus bertanggung jawab dan ada kepedulian. Tidak terkesan ada pembiaran. “Atau, pemerintah desa Kotabunan Selatan tidak usah mengalokasikan anggaran ratusan juta rupiah untuk pembangunan spot Wisata Hutan Manggrove, tapi kan jadi tak ada azas manfaatnya. Hanya membuang anggaran  percuma. Dan bisa jadi dugaan spot dibangun asal-asalan makanya cepat rusak.  Mingkin.pula dapat diduga ada oknum yang mengais keuntungan pribadi dari proyek tersebut,” tegas Ismail.

Kepada Bupati Sam Sachrul Mamonto Ismail Mokodompit mengimbau, agar kiranya dapat melakukan evaluasi menyangkut keberadaan aset-aset wisata yang dibangun dengan menggunakan Dana Desa maupun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Jangan sampai kata Ismail, aset-aset yang ada hanya dibiarkan begitu saja tampak adanya perawatan seperti halnya spot Wisata Hutan Manggrove Desa Kotabunan Selatan.

screenshot 20230723 100625 1
Memprihatinkan

Selain itu, diharapkan kepada Bupati Sam Sachrul Mamonto agar kiranya melakukan evaluasi menyangkut program-program Pemerintah Desa yang di danai dengan Dana Desa. “Apa bila ditemukan adanya indikasi program yang dibuat oleh Pemerinatah Desa tidak ada asas manfaatnya seperti halnya spot Wisata Hutan Manggrove Desa Kotabunan Selatan maka hal itu, perlu ditinjau kembali,” harap Ismail.

Ismail Mokodompit menambahkan, program Pemerintah Daerah Bolaang Mongondow Timur sebagaimana yang tertuang melalui visi dan misi Bupati Sam Sacrul Mamonto, menitik beratkan pembangunan sektor wisata dan budaya serta kearifan lokal. Tapi nampak tidak sejalan.* psb

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *