CBN, Bekasi, 25 Februari 2025 – Dugaan perkara persekusi yang menimpa pimpinan media berinisial PS diduga dicabut dengan adanya transaksi sejumlah uang. Padahal, kasus ini telah diperjuangkan dengan gigih, namun pelapor justru dengan mudah menarik laporannya.
Ketum RD mengungkapkan kekecewaannya, bahkan menyebut PS sebagai “pengecut dan pelacur.” Pernyataan ini menyoroti dugaan lemahnya integritas dalam penanganan kasus ini. Tidak sedikit yang mempertanyakan, apakah PS termasuk dalam kategori “wartawan bodrex” seperti yang pernah disinggung oleh Kemendes.
Sementara itu, awak media kini menaruh perhatian pada kasus lain, yakni dugaan pengancaman terhadap seorang oknum berinisial S, yang disebut-sebut satu partai dengan anggota dewan berinisial JN. Publik berharap kasus ini tidak berakhir dengan pola yang sama seperti yang terjadi pada PS.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai perkembangan lebih lanjut.










