oleh

Referensi Akhir Tahun Menuju 2022 : Cakrabhayangkaranews Eksis Berkarya Dalam Selaksa Karsa

catatan : jaya marhum

Jakarta – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Media nasional online – cetak Cakrabhayangkaranews.com (CBN), punya banyak nama. Semua penyebutan itu, sudah begitu akrab ditelinga khalayak pembaca, penyimak, pengintip, pemerhati, blogger dan pecinta berita online nusantara. Bahkan Cakrabhayangkaranews.com (CBN), telah memiliki segmen pasar dan pembaca di negara jiran.

Tentulah kebaikan ini, berkat kerja dan kerja keras, kompak, padu, senada, seirama, all out dan tanpa pamrih, sehingga menjadi kebanggaan seluruh jajaran. Selain dua nama sebelumnya, ada dua sebutan lain Cakrabhayangkara yakni Cabha arau Cabhara.

Kini, tak terasa dalam pisah sambut tahun 2021 ke 2022, telah melewati usia keenam Cabhara pada 25 Oktober baru lalu.

Jika mereview kelahiran Cabhara lalu merangkak, tertatih, berjalan hingga berlari seperti ini yang relatif kian cepat, tentulah melewati suka maupun duka.

Cabha telah menjalani peran sebagai penyambung informasi dua arah. Dari pemerintah kerakyat dan arus baliknya, dari rakyat untuk pemerintah. Tentu dalam ranah ikut “menegakkan” sosial kontrol yang melekat pada peran Cabhara selama setengah dekade lebih, dalam kancah dan atmosfir jurnalisme yang sehat.

Mungkin saja sudah banyak yang tahu dan mengenal, siapa leader yang telah melatih tungkai Cabhara agar tetap kokoh berdiri, ditengah persaingan media online, cetak dan televisi yang terus mengkristal dan kompetitif nan tajam.

Ia telah mengabdi karya dan karsanya demi tetap berkibarnya. “bendera” Cakrabhayangkara di langit pers yang bebas, namun tetap bertanggung jawab. Dialah yang tetap gigih mencoba membesarkan Cakrabhayangkara, bahkan “pernah” dengan modal bernama “semangat minus bajet (budget – red)”, pernah digelutinya sampai jatuh bangun. Malahan, sempat Romy tanpa ditemani kru (crew – red), diawal pengembangan Cakrabhayangkara. Hingga akhirnya perlahan diperjalanan waktu yang pasti, sokongan sedikit-demi sedikit datang, yang kemudian menstimulasi manajenen Cakrabhayangkara hingga bisa seperti sekarang.

Siapa designer yang telah menakhodai Cabhara selama ini? Dialah Romy Marantika, Pemimpin Redaksi (Pemred) Cakrabhayangkara. Dibalik kerja-kerja yang telah diaplikasi Cakrabhayangkara dalam bentuk berita, reportase, feature, foto-foto, video atau visualisasi lainnya. Memposisikan media Cabhara kian dicintai penggemar dan pembaca setianya.

Tanpa lelah Romy selalu memberi spirit kejajaran, agar bisa menjadikan Cakrabhayangkara sebagai media online terpercaya dan dapat menjadi terdepan. Untuk itu, semua awak harus memiliki militansi.

Usai melewati enam tahun usia, kini manajemen redaksi Cabhara, melakukan restorasi besar.
Selain merampingkan redaksi secara nasional, pimpinan redaksi telah memberlakukan kartu Tanda Anggota (KTA) Pers terbaru.

KTA baru ber- barcode (barkot – red) tersebut mulai divalidasi tanggal 15 Nopember 2021. “KTA berbarkot berisikan nama lengkap, jabatan serta masa berlaku kartu. Barkot menyimpan info tentang biodata wartawan yang langsung bisa discan pada aplikasi. “Maka, biodata, lingkup tugas dan penugasan langsung terlihat,” kata Romy Marantika.

Terbitnya KTA Pers Cakrabayangkara tambah Romy, guna memprotek praktik — maaf — tidak bertanggung jawabnya oknum yang mengatas namakan Cabhara. Namun dalam praktiknya justru hanya menguntungkan oknum. Ini kata Romy, sangat merugikan nama Cakrakhayangkara dari publik dan pendukung setianya.

Romy memberi beberaoa penekanan. Salah satunya saat menjalankan praktik jusnalistik. “Ketika melaksanakan tugas jurnalistik,atas  wartawan Cabhara tetap mempedomani dan patuh terhadap UU Pers No.40 Tahun 1999.

Mulai tahun ini dan kedepan kata Romy, Cakrabhayangkara akan terus mempercantik dan berbenah dari berbagai sisi minus dan menyempurnakannya. Sehingga CBN tampil sebagai media online yang diperhitungkan.

Hari ini kata Romy, semua jajaran Cakrabhayangkaranews.com mulai dari pimpinan pusat hingga daerah dari Sabang sampai Merauke, menyambut suka cita Tahun Baru 2022.

Cabhara saat ini dilayarkan dimasa digitalisasi serba online, dimana berita butuh kecepatan dan ketepatan dalam detak waktu yang sangat tajam lagi kompetitif, gambar Romy.

Romy Marantika sendiri dimata awak redaksi Cabhara, adalah sosok low profil yang apa adanya. Romy adalah pribadi yang tanpa pamrih dalam membesarkan Cakrabhayangkara bersama unsur pimpinan lain, dari ketidak punyaan apa-apa.

Itu sebab sebut Romy, pada semua jajaran mulai dari pusat hingga ke daerah saya berharap, perkuat komitmen untuk membesarkan media ini. Tetap menjaga marwah dan integritas. Bekerjalah profesional sesuai kompetensi. Junjung tinggi etika dan kode etik jurnalistik secara baik, santun, bebas namun tetap bertanggung jawab.

Romy mengajak seluruh insan wartawan yang tergabung dalam payung Cakrabhayangkara, agar menjalankan tugas jurnalis dengan baik dan selalu menghormati budaya setempat. Jangan lupa selalu membawa pesan humanis. “Mari kita besarkan Cakrabhayangkara dan kita bisa besar didalamnya. Jalankan profesi mulia ini dengan ikhlas, penuh dedikasi, loyalitas tinggi. Jika maju, kita harus maju bersama dalam rumah Cakrabhayangkara,” pesan Romy Marantika.

Romy tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil berpartisipasi membantu Cakrabhayangkara dalam beragam bentuk dukungan, tanpa kecuali. Baik mitra TNI Polri maupun jajaran pemerintah dan swasta, walau tak dapat disebut satu-satu. Semua pihak dan unsur, telah saling membahu hingga Cakra Bhayangkara bisa seperti sekarang.

“Semoga semua keikhlasan kita mendapat ganjaran yang setimpal dari Allah, Tuhan Yang Maha Esa,” tutup Romy Marantika.

Media online – cetak Cajrabhayangkara – Pembina :
Mayjen TNI (Pur) H. Asril H Tanjung, SIP, Mayjen TNI (Pur) Tatang Zaenudin, Irjen Pol (Pur) Drs. Erwin TPL Tobing, KomJen Pol (Pur) Supardi, Laksamana Muda TNI Prof. Dr. Setyo Hernowo drg, Sp. BM, FIC, FICCDE, Sumantoro. Penasihat : Bunda Kasihhati.*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed