Poso, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Tekadnya ketika diberi kepercayaan user memimpin Dinas Penanaman Modal (PM) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), akan berusaha memaksimalkannnya. Ia juga mencoba akan mengoptalkan masuknya investasi di Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Artinya, untuk investor yang masuk, akan disiapkan sebaik mungkin kemudahan-kemudahan para investor yang datang berinvestasi. Juga, melakukan percepatan perizinan tanpa menunda waktu. “Jadi, jika masuk investor untuk menanamkan investasinya, ya kita segera urus izinnya.”
Artinya apa? Multy player effectnya diharapkan akan berdampak positip kepada masyarakat. Sebesar-besarnya demi menopang dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Poso.
Demikian Kadis Penanaman Modal (PM) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) – DPMPTSP Kabupaten Poso, Ruddy Ricardo Rompas, SH, M.Si kepada CBN, Rabu (23/8) di Poso.
Menurut Ruddy Rompas, adanya investasi ia yakin dan percaya, akan berdampak positip untuk daerah. Seperti — salah satunya — menurunkan angka kemiskinan serta terbukanya lapangan pekerjaan. “Menjadikan kurva investasi dan potensi daerah, akan berbanding lurus seimbang,” kata Ruddy Rompas yang sebelumnya memegang posisi Inspektur Inspektorat Kabupaten Poso.

Kata Ruddy Rompas, kini Poso membuka ruang sebesar-besarnya untuk penanaman investasi. Sejalan dengan itu pihaknya kini tengah menyusun rencana umum penanaman modal Kabupaten Poso. Nantinya itu akan menjadi pedoman dan peta investasi di Kabupaten Poso. Jadi, investor datang, akan langsung melihat potensi yang ada di Poso. “Dengan catatan, DPMTSP Poso — sekali lagi — akan memberikan kemudahan kepada investor untuk menanamkan investasinya. Begitu,’ tegas Ruddy.* jay – bersambung – bagian pertama










