Tradisi Gelar Mora’a Terus Dipelihara dan Dilestarikan

Atas : Prosesi Adat Mora’a

Touna, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Pelaksanaan pesta adat Mora’a di Desa Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (5/10/2023). Pesta Adat Mora’a seni dan budaya, berlangsung hikmad dan sukses. Penyembelihan ayam di atas padi ladang dan disertai gendang, merupakan bagian dari rangkaian adat yang dilaksanakan. Demikian juga Motende Bomba, Makayori, terlihat semua terlaksana dengan baik. Itulah tradisi yang turun- temurun terlaksana dalam kegiatan Pesta Adat Mora’a. Penyembelihan ayam di atas padi ladang, dilakukan oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Tojo Una-una, Dr. Alimudin Mohamad S.Sos, M.Si. Kemudian disusul oleh Camat Tojo Sudarto Palakana, SE.

screenshot 20231005 182013 1
Makayori, Motende Bomba yang dilakukan oleh generasi muda setempat, menunjukkan bahwa pesta Adat Mora – Seni dan Budaya, menunjukkan pelestariannya. Penampilan generasi muda dalam atraksi Makayori dan Motende Bomba sebagai fakta dan buktibahwa pesta Adat Mora’a terus dipertahankan dari generasi ke generasi.

Pada kesempatan yang sama Camat Tojo Sudarto Palakana, SE dalam sambutanya menekankan bahwa pesta Mora’a — khususnya di Wilayah Kecamatan Tojo — terus dapat di lestarikan. Walaupun saat ini, sebagian besar petani tidak membudidayakan padi ladang. Akan tetapi tanaman pangan lainya terus dihasilkan petani. Maka dengan demikian, pesta adat Mora’a terselenggara saat ini, sebagai ucapan tanda syukur atas keberhasilan produksi tanaman pangan dan hasil lainnya,” ungkap Camat Tojo Sudarto Palakana SE.

Tanda bersyukur atas hasil diperoleh semua warga masyarakat selama setahun, maka momentum kegiatan pesta adat Mora’a, seni dan budaya sebagai bentuk tradisi yang setiap tahun dapat di laksanakan,” ungkap Sudarto.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Tojo Una-una Dr. Alimudin Mohamad, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa pesta adat Mora’a merupakan tradisi B
budaya, dimana kita ketahui bersama – sama pada tahun 2022 yang lampau Festival Budaya terlaksana dengan sukses. Ketika itu acaranya dipusatkan di Desa Uekuli, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dr. Alimudin Mohamad, S.Sos, M.Si mengatakan festival budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan tahun 2022 tersebut sukses terlaksana, dan karena itulah budaya tradisi Mora’a dikenal di berbagai derah dan mancanegara,” sebut Alimudin.

Diakhir sambutanya Dr. Alimudin Mohamad, S.Sos, M.Si menekankan semoga kegiatan pesta adat Mora’a terus dipertahankan dan terus dilestarikan dari waktu ke waktu juga dari generasi ke generasi. Menjunjung tinggi budaya sebagai tradisi yang setiap tahun dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una Sulawesi Tengah.* dar wa a km yg Terus di Pelihara dan Dilestarikan.

Pelaksanaan pesta Adat Mora,a di Desa Betaua Kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una una Sulawesi Tengah Kamis ( 5/10/2023). Pesta Adat Mora Seni dan Budaya berlangsung hikmah dan sukses. Penyembelihan Ayam di atas Padi Ladang dan di sertai gendang merupakan bagian dari rangkaian Adat yang di laksanakan , demikian juga Motende Bomba, Makayori terlihat semua terlaksana dengan baik. Dan itulah Tradisi yang turun – temurun terlaksana dalam kegiatan Pesta Adat Mora,a. Penyembelihan Ayam di atas Padi Ladang di lakukan oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Tojo Una una, Dr.Alimudin Mohamad S.sos ,M.Si. kemudian di susul oleh Camat Tojo Sudarto Palakana, SE.

Makayori, Motende Bomba yang dilakukan oleh generasi muda setempat, menunjukkan bahwa pesta Adat Mora – Seni dan Budaya, menunjukkan pelestariannya. Penampilan generasi muda dalam atraksi Makayori dan Motende Bomba sebagai fakta dan buktibahwa pesta Adat Mora’a terus dipertahankan dari generasi ke generasi.

screenshot 20231005 181953 1
Pada kesempatan yang sama Camat Tojo Sudarto Palakana, SE dalam sambutanya menekankan bahwa pesta Mora’a — khususnya di Wilayah Kecamatan Tojo — terus dapat di lestarikan. Walaupun saat ini, sebagian besar petani tidak membudidayakan padi ladang. Akan tetapi tanaman pangan lainya terus dihasilkan petani. Maka dengan demikian, pesta adat Mora’a terselenggara saat ini, sebagai ucapan tanda syukur atas keberhasilan produksi tanaman pangan dan hasil lainnya,” ungkap Camat Tojo Sudarto Palakana SE.

Tanda bersyukur atas hasil diperoleh semua warga masyarakat selama setahun, maka momentum kegiatan pesta adat Mora’a, seni dan budaya sebagai bentuk tradisi yang setiap tahun dapat di laksanakan,” ungkap Sudarto.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Tojo Una-una Dr. Alimudin Mohamad, S.Sos, M.Si mengatakan bahwa pesta adat Mora’a merupakan tradisi B
budaya, dimana kita ketahui bersama – sama pada tahun 2022 yang lampau Festival Budaya terlaksana dengan sukses. Ketika itu acaranya dipusatkan di Desa Uekuli, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah (Sulteng).

screenshot 20231005 182000 1
Dr. Alimudin Mohamad, S.Sos, M.Si mengatakan festival budaya yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan tahun 2022 tersebut sukses terlaksana, dan karena itulah budaya tradisi Mora’a dikenal di berbagai derah dan mancanegara,” sebut Alimudin.

Diakhir sambutanya Dr. Alimudin Mohamad, S.Sos, M.Si menekankan semoga kegiatan pesta adat Mora’a terus dipertahankan dan terus dilestarikan dari waktu ke waktu juga dari generasi ke generasi. Menjunjung tinggi budaya sebagai tradisi yang setiap tahun dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una Sulawesi Tengah.* dar

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *