Usai Berjibaku Di Medan Gunung Batu Hitam – Tim Manggala Agni Pos Tojo Tetap Siaga

Atas: Kondisi lahan terbakar dengan kemiringan ektrem. 

Bawah: Api di tepi jalan yang sudah dipadamkan. (foto-foto: d.l)

laporan : darmasita s. ddarmasita s.

Touna, Sulteng – Cakrabhayangkaranews.com (CBN) – Update kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di batas pegunungan Desa Batu Hitam, Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu (2/9/2023) kemarin, semalam, hingga pagi ini belum bisa diatasi, kendati sempat dipadamkan. Namun api kembali terlihat sejak kemarin, semalam hingga pagi ini. Bahwa api memang belum bisa ditaklukkan dan pemadaman tidak bisa dimaksimalkan. Sebab, kondisi medan dan akses menuju lokasi yang memang begitu sulit dijangkau.

Sebelumnya atau sejak kemarin Tim Ops. Siaga Karhutla Manggala Agni Pos Tojo berangkat menuju lokasi.Tapi lagi-lagi, karena kendala medan yang sangat ekstrem, tim hanya bisa melakukan pemadaman lokasi atau titik-titik yang mampu dijangkau.

screenshot 20230902 222838 1
Redaksi CBN yang menghubungi Kepala Seksi Balai Pengendalian Perubahan Iklim Wilayah Sulawesi II Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sollu Batara, S.Hut, MH Sabtu, (2/9/2023) semalam, membenarkan tentang Karhutla di pegunungan Desa Batu Hitam, Kabupaten Banggai. “Ya Karhutla yang terjadi sangat sulit diatasi. Ini juga kendala akses menuju lokasi dengan kondisi kemiringan yang begitu terjal,” ungkap Sollu Batara.

Seperti yang sudah ditayang dalam sepekan terakhir bahwa Tim Ops Siaga Karhutla Pos Tojo, Kabupaten Tojo Una-una (Touna) sudah siaga, dalam mengantisipasi fenomena elnino terkait kekeringan yang melanda.

Siang kemarin Tim Siaga Karhutla Manggala Agni Pos Tojo sudah ke lokasi dan melakukan pemadaman sebatas lokasi yang bisa dijangkau. Cuma, tim tidak bisa maksimal melakukan tugas pemadaman, karena itu tadi. Medan yang sangaaat sulit. Saat ini sebagian tim tetap berjaga di bagian bawah saja dan tetap melakukan pemantauan.

Seperti kekuatan satu regu Tim Siaga Manggala Agni yang beranggotakan tujuh personel ditambah lima anggota BPBD Touna sungguh tak mampu berbuat banyak. Dengan peralatan yang melekat di badan Jet Shooter, pemukul api, tongkat garuk serta dibantu masyarakat, api yang sudah menyebar lebih luas ke arah punggung gunung, kian sulit ditaklukkan. Sementara — sekali lagi — medan terjal dengan kemiringan ekstrem, dihadapi tim yang sudah berjibaku maksimal bahkan siap bertaruh separuh nyawa. “Tim Siaga Karhutla Manggala Agni dan BPBD Touna harus balik kanan ke Pos Tojo,” ungkap Sollu Batara, semalam. CBN terus mengaupdate informasi pagi hingga malam nanti.

screenshot 20230903 094515 1
Punggung gunung dengan kemiringan ekstrem kendala tim menjangkau lokasi

Yang pasti, jarak api dari kebun penduduk Desa Nuhon masih sekitar 3 hingga 4 Km dan kurang lebih 6 Km dari Balingara, batas Kabupaten Banggai dan Kabupaten Touna.

Informasi yang dihimpun CBN menyebutkan bahwa api sudah menyala mulai hari Rabu (30/8/2023). Artinya, sudah empat hari api menjilati areal yang diperkirakan sekitar 20 Ha yang sudah terbakar. Bahkan kemungkinan lebih dari itu jika ditambah dengan hari ini. “Untuk sementara tim hanya bisa memantau dari kejauhan. Kemungkinan luar areal yang terbakar sudah lebih dari itu. Diharapkan tim tetap waspada,” tukas Sollu Batara.

Jika ada keajaiban, itu harapannya. “Sehingga Karhutla di dekat batas Kabupaten Banggai dan Tojo Una-una (Touna) itu bisa berangsur padam,” katanya.

screenshot 20230903 094515 1
Medan yang sulit

Tambahan informasi ke CBN, Masyarakat Peduli Api (MPA) juga masyarakat sekitar, dibantu personel Polsek dan TNI Desa Nuhon — khususnya di Dusun 2 — terus berjaga. Camat Huhon Hariadi Bola pun terlihat aktif berjaga di lokasi.

Sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banggai juga sudah berjaga dan melokalisasi api agar tidak menyebar lebih luas.* jay

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *