Gubernur Minta Pertemuan Dengan Sumber Data Pejabat Eselon II Provinsi Diduga Asusila

Atas : H. Anwar Hafid
Bawah : Wahyu Agus Pratama

Palu, Sulteng – Cakrabhayangkaranews. com (CBN) –
Gubernur Sulteng H. Anwar Hafid memberi sinyal untuk bertemu sumber, CBN dan Media Inakor, kaitan mencari tahu siapa oknum pejabat eselon II yang diduga asusila.

Kabar ini disampaikan pihak Dinas Kominfo Sulteng yang coba memfasilitasi pertemuan antara sumber, CBN dan Inakor terkait data video dan foto oknum pejabat eselon II yang diduga asusila dengan ASN/PNS Pemerintah Kota (Pemkot) Palu.

Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Daerah (Kominfo PSD) Sulteng Wahyu Agus Pratama, S.STP, M.A.P kepada CBN dan Inakor mengatakan, Gubernur ingin mengetahui pasti siapa oknum pejabat eselon II yang diduga asusila seperti yang sudah santer diberitakan. “Pak Gubernur ingin kepastian video dan foto-foto yang ada di tangan sumber. Jika terbukti, akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Wahyu Agus Pratama kepada CBN dan Inakor, Kamis (30/4/2026) pagi.

Langkah Kominfo Sulteng yang cepat memfasilitasi keingin Gubernur Anwar Hafid untuk bertemu Sumber, CBN dan Inakor yang memegang data video dan foto oknum pejabat eselon II provinsi, diapresiasi banyak kalangan. Bahwa Gubernur ternyata juga ingin mengetahui siapa sesungguhnya pejabat eselon II provinsi yang diduga asusila dengan ASN/PNS Kota.
Cuma, padatnya acara Gubernur sehingga plan itu selalu tertunda.

Sebelumnya, langkah yang sama dilakukan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid yang juga penasaran ingin tahu tengarai jajarannya yang asusila. Hadi bahkan spontan mengatakan, akan memanggil Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSMD) Kota Palu. Kini soal itu masih ditunggu perkembangannya.

Menurut Wahyu, sudah ada penjadwalan pertemuan dengan Gubernur Rabu, (29/4/2026) kemarin. Cuma, tiba-tiba saja bapak Gubernur harus berangkat ke Jakarta karena ada urusan mendadak. Salah satunya, undangan KPK untuk menerima hibah tanah serta menandatangani berita acara hibah. “Jadi InsyaAllah balik dari Jakarta, baru pertemuan Gubernur, Sumber, CBN dan Inakor diatur lagi,” ungkap Wahyu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Wali Kota Palu H. Hadianto Rasyid sudah melihat dokumen video yang ada ditangan sumber, CBN dan Inakor. Wali Kota bahkan mengatakan segera memanggil Kepala BKPSMD Kota, usai melihat data video baru-baru ini. “Jadi kita tunggu saja, bagaimana sikap dan langkah Gubernur maupun Wali Kota selanjutnya,” kata sumber.* jay

img 20250803 wa0029
Share :

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *