Kotabaru Kalimantan Selatan.
Cakrabhayangkaranews.comPanitia Pelaksana Seleksi tertulis dari Unsur Dinas BPMPD, Ketua Panlak ( Yadi) dan Pendamping Desa, Sekretaris panlak (Agus), bersama sama melaksanakannya di gedung Area Perguruan Tinggi STIKIP Kotabaru, Rabu, 13-04-2022.

Ketua Panlak Sleksi tes tertulis Yadi mengatakan, “dilaksanakannya Sleksi ini, untuk menetapkan Balon menjadi Calon Kades ditiap Desa, yang jumlah pendaftar Balon Kades melebihi maksimal Ketentuan, yang telah ditetap Perbub Kotabaru, sebanyak 5 orang, maka balon yang melebihi itu semuanya harus mengikuti Sleksi Tes Tertulis”. Kata Yadi.

Lanjut Ketua Panlak, Peserta Sleksi Tes Tertulis ini berjumlah 63 peserta terdiri 9 Desa dan 6 Kecamatan dalam Kabupaten Kotabaru ” Katanya.

Panlak menjawab tanya wartawan Media ini, tentang Perbedaan BPMPD dengan PMD.

BPMPD adalah Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah dan Daerah, UU no.32 tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah, antara lain menegaskan Pemberdayaan dalam arti luas adalah, untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat.

BPMPD mempunyai tugas pokok adalah, membantu Bupati dalam menyelenggara
kan sebagian tugas umum Pemerintahan dan Pembangunan di Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa.

“PMD adalah Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Tugas Pokoknya untuk merumuskan Kebijakan tehnis operasional dibidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Fungsi DPMD, diataranya ada 4, (1).Perumusan Kebijakan Tehnis Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. (2). Memberikan dukungan atas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dibidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.(3).Pembinaan dan Pelaksanaan tugas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. (4).Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan Tugas dan Fungsinya.

Dilaksnakannya Sleksi tes tertulis Balon untuk menjadi Calon Kades, ini telah diatur dan berdasarkan Peraturan Bupati ( Perbub ) Kotabaru no.36 tahun 2021 tentang Pemilihan Kades, bahwa apabila Balon yang memenuhi syarat untuk ditetapkan menjadi Calon Kades, melebihi jumlah maksimal (5 orang), maka dilakukan seleksi tambahan untuk mendapatkan calon Kades maksimal sebanyak 5 orang” . Jelas Ketua panlak.

Peserta yang mengikuti Seleksi Tes tertulis adalah, (1).Kecamatan Pulau Laut Sigam, Desa Baharu Utara. (2).Kecamatan Pulau Laut Utara, Desa Desa Semayap, Desa Dirgahayu, dan Desa Rampa.(3). Kecamatan Pulau Laut Tengah, Desa Mekar Pura dan Desa Salino. (4).Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Desa Pulau Laut Karasian.(5).Kecamatan Pulau Laut Selatan, Desa Tanjung Seloka Utara ,dan (6) Kecamatan Pamukan Selatan, Desa Tanjung Samalantakan.

Keretaria persyaratan Sleksi tes Tertulis Balon Kades diantaranya, Pengalaman Kerja, Ijazah dan umur akan di Akumulasikan.

Untuk menetapkan hasil Seleksi dan Tes tertulis berpedoman kepada Perbup Kotabaru, No.36 tahun 2021 Dan hasil Seleksi
Secepatnya akan di beritahukan dan di sampaikan kepada seluruh peserta, setelah Tim Panitia mengadakan rapat khusus menetapkan Calon Kades sesuai dengan Nilai ringking yang diperoleh oleh masing masing peserta.

Penetapannya, adalah dari Nilai tertinggi sampai dengan nilai ke Ringking ke 5.” Jelas Yadi.

Sekretaris panlak, Agus menambahkan, tim Kepanitiaan ini tidak dapat terpisahkan, Pendamping Desa dengan BPMPD, karena tugas dan fungsinya sangat erat bersamaan.

Pendamping berfungsi untuk keterlibatannya, dalam pengawasan penilaian bersama tim Sleksi untuk mencari, mendapatkan dan menetapkan Balon menjadi Calon Kades yang layak utk.ditetapkan sebagai Calon seperti yang diatur dalan Perbub Kotabaru.

Agus menjelaskan lagi, terkait Sinkronisasi Pendamping dengan BPMPD, berdasarlan Kepment no.40 tahun 2021,patokan Pendamping adalah pengawalan Pendampingan terhadap kinerja Desa, dan sebagai Mitra Desa apa yang menjadi tupoksi desa agar dapat berjalan baik dan riil, Pendamping juga Mitranya BPD, dan BPKAD.

Agus melanjutkan, tentang jumlah Personel Pendamping dlm Kabupaten Kotabaru berjumlah 86 orang, sebagai tenaga ahli 5 orang, personel yang bertugas di setiap Kecamatan 33 orang, sisanya ada dijajaran sebagai pendamping lokal.

“Pendamping dilivel Kabupaten bertugas se Kabupaten, dilivel Pendamping Desa bertugas membawahi 3-4 desa, ini adalah desa binaan”. Jelas Agus.

Ketua Panlak Sleksi Tes tertulis, Yadi dalam paparannya menjawab pertanyaan wartawan Med.Nas Cakra Bhayangkara New.com, tentang Tugas Panitia Pemilihan Kepala Desa adalah pasal 6 aya1
Merencanakan, mengkoordinasi
kan, menyelenggara
kan, mengawasi dan mengendalikan. Persyaratan menjadi Calon Kades adalah, pasal 28 ayat 1 hurup d. berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Pertama atau Sederajat, berusia minimal 25 tahun dan makaimal 65 tahun.” Tutupnya

( Syafruddin ).